TINJAU HUTAN PERS, MENTERI LHK PASTIKAN PRESIDEN LAKUKAN PENAMANAN PADA PUNCAK HPN 2020

Penulis 10 February 2020 Berita 775 Views

BANJARBARU – Jelang puncak acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020 pada Sabtu (8/2),  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar secara langsung meninjau lokasi Hutan Pers Taman Spesies Endemik dan Taman Miniatur Hutan Hujan Indonesia, yang dulunya adalah Miniatur Hutan Hujan Tropika (MH2T) di kawasan Kantor Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, pada Jum’at (7/2) siang. Tidak sendiri, Menteri LHK juga turut didampingi Ketua Panitia HPN tahun 2020, Auri Jaya dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Hanif Faisol Nurofiq. Meskipun kondisi cuaca tidak bersahabat sejak pagi hari, namun tidak menyurutkan antusias Menteri LHK beserta rombongan untuk melihat secara langsung lokasi penghijauan, yang terus digalakkan pemerintah provonsi Kalsel selama ini.

Menteri LHK (kanan memakai jaket biru) didampingi Kepala Dinas Kehutanan saat meninjau lokasi hutan pers pada Jum’at (7/2)

Salah satu yang paling menarik perhatian Menteri LHK yakni kawasan Hutan Pers Taman Spesies Endemik dan Taman Miniatur Hutan Hujan Indonesia, yang rencananya akan diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada Sabtu (8/2). Menariknya di lokasi Hutan Pers ini, terdapat satu pohon raksasa yang bernama pohon Mersawa Anisoptera.

Dalam kesempatan itu, Menteri LHK Siti Nurbaya meminta kepada panitia lokal untuk menyiapkan lubang tanam di sekitar pohon Mersawa Anisoptera,  untuk lima perwakilan PWI Pusat guna menanam pohon secara simbolis pada acara puncak Sabtu (8/2) bersama presiden. Selain itu juga sudah disiapkan pula bibit pohon endemik yang akan ditanam sejumlah menteri kabibet Indonesia maju.

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, menegaskan, ada beberapa konteks penting yang sering ditekankan oleh Presiden. Salah satunya, adalah bahwa pembangunan atau penataan ibukota sejalan dengan penataan dan pemeliharaan lingkungan.

“Tidak benar jika ada yang bilang pembangunan ibukota itu mengorbankan lingkungan. Jelas bahwa nanti pembangunan tetap akan mempedulikan lingkungan karena pola pengembangannya mengedepankan aspek lingkungan,” ucap beliau.

Terkait  persoalan masih banyaknya lubang tambang, Ia menegaskan bahwa hal itu terus ditata, dan pemulihan lingkungan terus dilakukan dengan penanaman.

“Menjadi sangat penting penanaman, karena adanya bencana di awal tahun. Dan ini menjadi alarm bagi semua untuk membaiki lingkungan sekitar. Lalu kemudian, mengapa pers dikaitkan dengan penghijauan? Karena jembatan komunikasi publik yang paling baik adalah dari jurnalis. Karena itu kami dukung penuh dari PWI untuk HPN tahun ini, konten dan konteks nya sangat kuat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Hanif Faisol Nurofiq menambahkaan, dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Kalimantan Selatan, sudah disiapkan semuanya untuk presiden melakukan penanaman pohon Mersawa Tenam, atau dalam bahasa latin Anisoptera Marginata Korth, yang termasuk tanaman suku meranti-merantian (Dipterocarpaceae).

“Pohon yang disediakan untuk penanaman oleh presiden ini umurnya 20 tahun lebih, dari jenis meranti. Pohon yang akan ditanam Presiden Jokowi ini, tergolong langka yang sudah mulai punah,” tutup Hanif. (RIW/RDM/RHD)

 

Sumber : abdipersadafm

Pencarian

Kategori

Berita
Daerah

Berita Terpopuler

Goverment Public Relations