KALSEL TERIMA ASET SENILAI 228 M DARI KEMENTRIAN PUPR

Penulis 15 September 2020 Daerah 17 Views

 Gubernur Kalsel (tengah, kopiah hitam) didampingi Plh Sekdaprov Kalsel (kiri, seragam ASN) dan Kepala balai besar prasarana pemukiman usai serah terima virtual di Banjarmasin pada Senin (14/9).

BANJARMASIN – Aset berupa TPA Banjar Bakula, akhirnya secara resmi dihibahkan kementrian PUPR kepada pemerintah provinsi Kalimantan Selatan pada Senin (14/9).  Serah terima aset berupa TPA Banjar Bakula ini, dilakukan bersama 2 aset kementrian PUPR lainnya, di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Serah terima dilakukan secara virtual, antara dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR dan gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor. Namun penandatangan serah terima Barang Milik Negara (BMN) tersebut, dilakukan langsung oleh gubernur Kalsel, sementara dari pihak kementrian PUPR diwakili oleh kepala Balai Besar Prasarana Pemukiman Kementrian PUPR Dardjat Widjunarso.

Turut hadir pada acara ini, plh sekretaris daerah provinsi sekaligus kepala dinas PUPR Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, dan sejumlah kepala SKPD terkait di lingkup pemerintah provinsi Kalsel.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sangat berterima kasih dengan hibah aset dari kementrian PUPR ini. Dimana ini juga sekaligus menjadi bukti, pemerintah pusat hadir untuk memberikan manfaat kepada masyarakat Kalsel.

“Kita sangat bersyukur dengan adanya hibah aset ini, dan kami berjanji akan memelihara dan mengelolanya dengan baik, agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dalam jangka waktu yang lama. Kami juga akan segera mencatatkan aset ini sebagai salah satu aset daerah di Kalimantan Selatan,” papar gubernur yang biasa disapa Paman Birin tersebut.

Sementara itu, kepala Balai Besar Prasarana Pemukiman Kementrian PUPR Dardjat Widjunarso menjelaskan, bahwa 3 aset yang dihibahkan kepada pemerintah provinsi Kalsel tersebut, sudah selesai dibangun pada 2016 hingga 2019 lalu. Bahkan salah satunya diresmikan secara langsung oleh presiden Joko Widodo pada Februari 2020 lalu.

“Tiga aset yang dihibahkan kepada pemerintah provinsi itu senilai 228 miliar rupiah. Terdiri dari TPA Banjar Bakula senilai 157 miliar rupiah, SPAM Banjar Bakula senilai 106 miliar rupiah, dan Kebun Raya Banua senilai 8,8 miliar rupiah. Kami harap pemerintah provinsi Kalsel dapat segera mendaftarkan aset ini sebagai milik daerah,” tutupnya. (RIW/RDM/RHD)

SUMBER : abdipersadafm