LAGI, PAMAN BIRIN NAIK MOTOR TRAIL DEMI TURDES

administrator 26 November 2018 Daerah 64 Views

BANJARBARU – Istilah turdes atau turun ke desa, mulai populer di telinga masyarakat Kalimantan Selatan sejak kepemimpinan gubernur Sahbirin Noor pada tahun 2016  lalu. Gubernur yang biasa disapa Paman Birin itu, diketahui menyukai kendaraan jenis motor trail dan sering digunakannya untuk menjelajah ke kawasan – kawasan terpencil di Banua. Namun setelah menjabat sebagai gubernur, kesukaannya akan motor trail justru dimanfaatkan untuk menjaring aspirasi masyarakat, hingga ke kawasan pelosok. Sehingga muncullah istilah turun ke desa tersebut. Pada November 2018 ini, turdes itu kembali digelar Paman Birin dengan mengajak unsur Forkopimda dan sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup pemerintah provinsi Kalimantan Selatan.

Saat ditanya wartawan, usai membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2012 di kantor Bappeda provinsi pada Kamis (22/11), gubernur mengatakan, Turdes kali ini berlangsung selama 4 hari dan 4 malam, mulai Kamis (22/11) hingga Minggu (25/11).

“Kita start siang dari halaman kantor setdaprov, langsung menuju ke Serongga Kotabaru. Selanjutnya ke Pengaron, dan berakhir di Loksado Hulu Sungai Selatan pada hari Minggu. Sekalian pada hari itu mengikuti Festival Bamboo Rafting,” jelas nya.

Lebih lanjut Paman Birin menjelaskan, melalui kegiatan Turdes ini, pemerintah provinsi dapat mengetahui apa saja yang menjadi keluhan atau masukan dari masyarakat, terutama dari masyarakat di kawasan pelosok.

“Dengan turdes ini, membuktikan bahwa pemerintah ada untuk rakyat. Ini juga sesuai instruksi presiden Joko Widodo, agar kepala daerah dapat langsung mendatangi masyarakat, dan tidak hanya bekerja di belakang meja,” tambahnya.

Pada kegiatan Turdes kali ini, sejumlah unsur Forkopimda Kalsel turut serta bersama Paman Birin. Diantaranya Kapolda Yazid Fanani, Dandrem 101/Antasari Banjarmasin Syaiful Rahman, serta kepala kejaksaan tinggi Kalsel. Melalui kegiatan Turdes sebelumnya, pemerintah provinsi banyak mendapatkan masukan dan harapan terkait pembangunan infrastruktur jalan ke kawasan pelosok. Mengingat dari sejumlah desa yang pernah didatangi rombongan Turdes Paman Birin, beberapa diantaranya diketahui belum pernah melihat kendaraan bermotor selama bertahun – tahun, sehubungan dengan tidak adanya akses jalan. Bahkan sejumlah warga desa mengaku, melalui Turdes mereka dapat secara langsung bertatap muka dengan orang nomor satu di Kalimantan Selatan, dimana itu merupakan peristiwa yang sangat langka bagi mereka. (RIW/FHF/RRF)

 

SUMBER : Abdi Persada FM