Provinsi Kalimantan Selatan

Komitmen Tingkatkan Indeks SPBE, Diskominfo Kalsel Perhatikan Indeks KAMI, CSM Dan Penyelenggaraan Persandian

Artikel →

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika berkomitmen untuk meningkatkan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Salah satunya yakni dengan meningkatkan indeks pendukung seperti Indeks Keamanan Informasi (KAMI), Cyber Security Maturity (CSM), dan Penyelenggaraan Persandian. Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim diwakili Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, Sucilianita Akbar menuturkan dalam penyusunan dokumen arsitektur ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya peningkatan SDM dan memperbanyak sosialisasi dan audit keamanan informasi. “Untuk kesiapan hal tersebut sedang kita rencanakan, semoga 2025 nanti bisa kita laksanakan,” kata Suci, Banjarbaru, Senin (22/7/2024). Dia pun berkomitmen untuk menyelesaikan penyusunan...

Lanjut Membaca →

Hari Jadi Ke-74 Kalsel, Dislutkan Akan Bagikan 1.000 Kg Ikan

Artikel →

Kepala Dislutkan Kalsel, Rusdi Hartono. MC Kalsel/scw Pada rangkaian Hari Jadi Ke 74 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan melaksanakan Lomba Masak Serba Ikan dan Sosialisasi Gemarikan serta membagikan 1.000 kg ikan patin segar kepada masyarakat secara gratis. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono menyampaikan kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin tahunan yang sesuai dengan arahan Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah. “Dengan adanya kerja sama, sinergi, dan juga kolaborasi dengan TP PKK Kalsel, sehingga banyak kemanfaatan yang dapat diberikan terutama bagi masyarakat luas dalam hal pencegahan stunting serta...

Lanjut Membaca →

Kalsel Expo 2024 Akan Hadirkan 200 Stan

Artikel →

Kepala Disdag Provinsi Kalsel, Sulkan. MC Kalsel/scw Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Kalsel akan segera melaksanakan pameran Kalsel Expo 2024 pada 11 September – 15 September 2024 mendatang yang akan diikuti 200 stan. Kepala Disdag Provinsi Kalsel, Sulkan menyebutkan, selain produk lokal, Kalsel Expo 2024 juga menghadirkan peserta dari luar negeri yaitu Australia. “Kita menargetkan dari luar negeri setidaknya ada dua stan, antar provinsi minimal lima stan, selebihnya internal Provinsi Kalsel baik swasta maupun perorangan,” ujar Sulkan, Banjarmasin, Senin (22/7/2024). Sulkan menyebutkan, tujuan Kalsel Expo selain menaikan produk unggulan kearifan lokal juga untuk membantu...

Lanjut Membaca →

Meriahkan Harjad Ke 74 Kalsel, Pemprov Kalsel Selenggarakan Lomba Mural

Artikel →

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Lomba Mural tingkat umum se Kalimantan Selatan dalam rangka memeriahkan hari jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-74 tahun. Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, Suharyanti mengungkapkan kegiatan ini sebagai wadah pengembangan seni rupa di Kalsel. “Seni Rupa khususnya mural merupakan seni yang dapat berkomunikasi melalui lukisan – lukisan yang dibuat oleh para seniman,” ucapnya, Banjarmasin, Senin (22/7/2024). Ia menerangkan, walaupun lomba Mural merupakan kali pertama diselenggarakan oleh UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Sleatan, akan tetapi total peserta yang ikut memeriahkan kegiatan ini sebanyak 13...

Lanjut Membaca →

Pemprov Kalsel Terus Tingkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Artikel →

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui RSUD Ulin Banjarmasin terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kepada masyarakat seperti pelayanan rawat jalan dan antrian poliklinik. Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Diauddin mengatakan dalam mengambil langkah signifikan pihaknya terus memperbaiki pelayanan terutama antrian rawat jalan yang dapat mengganggu kenyamanan dan efisiensi pelayanan bagi pasien di RSUD Ulin Banjarmasin. “Kami telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mengurangi waktu tunggu pasien yaitu dengan disediakannya anjungan pendaftaran di setiap lantai pelayanan poliklinik,” ucapnya, Banjarmasin, Senin (22/7/2024). Ia menerangkan, anjungan pendaftaran ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para pasien dalam proses pendaftaran mereka. Selain...

Lanjut Membaca →

Peringatan Harganas Ke-31, Pemprov Kalsel Raih Penghargaan ASIK KBPP-Bidan Tingkat Nasional

Artikel →

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) meraih penghargaan terbaik 3 Apresiasi KB Pascapersalinan (ASIK KBPP-Bidan) Tingkat Nasional Kategori Profil KBPP yang diterima Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar pada puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tingkat Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Senin (22/7/2024). Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan keluarga yang berkualitas menjadi modal awal dalam pembentukan generasi Indonesia Emas 2045, sebagaimana tema peringatan Harganas ke-31, yaitu “Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas”. “Keluarga merupakan fondasi pertama yang membentuk generasi sehat dan kuat. Sehingga perannya seyogyanya memenuhi delapan fungsi strategis, antara lain fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan,...

Lanjut Membaca →

Pemprov Kalsel Dukung Peran Senkom Jaga Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat

Artikel →

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah menyampaikan harapan kiranya anggota Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam menjalankan tugas. “Pemprov Kalsel sangat mendukung, setiap upaya yang dilakukan oleh Senkom Mitra Polri, dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Husnul Hatimah pada Pelantikan Pengurus Provinsi Senkom Mitra Polri Kalsel serta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemelihara Keamanan dan Ketertiban di gedung Wajra Cyena Sat Brimob Polda Kalsel, Banjarbaru, Senin (22/7/2024). Diklat kali ini diselenggarakan bersama, diikuti oleh 250 anggota Senkom se-Kalimantan yang berlangsung sejak tanggal 20 Juli lalu dan...

Lanjut Membaca →

Pertemuan Petugas AKI, Dislutkan Sampaikan Angka Konsumsi Ikan Kalsel Capai 65 Kilogram Perkapita

Artikel →

Angka Konsumsi Ikan (AKI) Kalimantan Selatan (Kalsel) mencapai 65 kilogram perkapita per tahun. Angka ini termasuk tinggi dan di atas rata-rata nasional, yaitu 55 kilogram perkapita per tahun. Meski diatas rata – rata nasional, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalsel terus mengkampanyekan Gemar Makan Ikan (Gemarikan) sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. Hal tersebut disampaikan Kepala (Dislutkan) Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono saat membuka Pertemuan Petugas Angka Konsumsi Ikan (AKI) yang bertujuan untuk menghitung AKI tahun 2023 dengan diikuti seluruh Dislutkan kabupaten/kota di Banjarbaru, Senin (22/7/2024). Rusdi menekankan, penghitungan angka konsumsi ikan sangat penting karena berhubungan langsung dengan kebutuhan pasokan...

Lanjut Membaca →

Komitmen Tingkatkan Indeks SPBE, Diskominfo Kalsel Perhatikan Indeks KAMI, CSM Dan Penyelenggaraan Persandian

Hari Jadi Ke-74 Kalsel, Dislutkan Akan Bagikan 1.000 Kg Ikan

Kalsel Expo 2024 Akan Hadirkan 200 Stan

Meriahkan Harjad Ke 74 Kalsel, Pemprov Kalsel Selenggarakan Lomba Mural

Pemprov Kalsel Terus Tingkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Peringatan Harganas Ke-31, Pemprov Kalsel Raih Penghargaan ASIK KBPP-Bidan Tingkat Nasional

Pemprov Kalsel Dukung Peran Senkom Jaga Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat

Pertemuan Petugas AKI, Dislutkan Sampaikan Angka Konsumsi Ikan Kalsel Capai 65 Kilogram Perkapita

Layanan Publik
Sistem Informasi

Informasi Geografis

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.

Keanekaragaman Hayati

Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.

Sumber Daya Alam

Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.

Tenaga Kerja

Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).

Selayang Pandang

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.
Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.
Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.
Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).