Provinsi Kalimantan Selatan

Pemprov Kalsel Pertanggungjawabkan Pelaksanaan APBD 2020

Artikel →

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA (kiri) menyerahkan dokumen Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 kepada Ketua DPRD Kalsel, Supian HK (kanan), di Banjarmasin, Kamis (17/6/2021). MC Kalsel/Ar Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Safrizal ZA menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020 pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel, di Banjarmasin, Kamis (17/6/2021). Dikatakan Safrizal, Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020, dibuat sesuai Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang sudah menerapkan standar akuntansi pemerintah berbasis akrual. “LKPD yang disampaikan dalam bentuk Raperda telah kami...

Lanjut Membaca →

Cegah Peredaran Narkotika, Pemprov Kalsel Perkuat Tim Terpadu

Artikel →

Rapat Koordinasi Tim Terpadu Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Provinsi Kalsel di Aula H. Maksid Kantor Setda Kalsel, Banjarbaru, Kamis (17/6/2021). MC Kalsel/tgh Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalsel terus berupaya mensosialisasikan serta mengoptimalkan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN). Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan memperkuat peran Tim Terpadu P4GN dan PN di daerah. Acara dibuka langsung oleh Kepala Kesbangpol Kalsel, Heriansyah dan turut dihadiri Kepala BNNP Kalsel, Jackson Lapalonga, Kepala SKPD Kalsel, TNI/Polri dan tamu undangan lainnya. Dalam...

Lanjut Membaca →

Kasus Melandai, Kalsel Gelar Rakor Strategi Pengendalian COVID-19 Untuk Dorong Perekonomian

Artikel →

Pj gubernur (tengah) saat memimpin rakor pengendalian COVID 19 di Banjarbar BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi dalam rangka upaya pengendalian COVID-19 dalam bidang usaha perekonomian. Rapat yang dipimpin langsung Pj Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA tersebut, juga diikuti Forkopimda Kalsel, Bupati/Walikota, pelaku usaha serta SKPD lingkup Pemprov Kalsel terkait, bertempat di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, pada Rabu (16/6). Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA mengatakan, penanganan COVID 19 adalah hal utama, karena kesehatan masyarakat. Namun penanganan ekonomi juga tidak kalah penting untuk diprioritaskan. “Maka dari itu, kita harus melakukan istilah yang disebut dengan gas dan rem. Kita...

Lanjut Membaca →

Laboratorium K3 Kalsel Yakin Capai Target PAD Tahun 2021

Artikel →

Kepala Laboratorium Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi Kalimantan Selatan, HM. Idehamsyah saat wawancara di kantor Lab K3 Prov. Kalsel, Banjarmasin, Kamis (17/6/2021). MC Kalsel/usu. Laboratorium Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi Kalsel menargetkan akan capai PAD pada tahun 2021 sebesar Rp1 miliar. Kepala Laboratoriun Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi Kalsel, HM. Idehamsyah mengungkapan di tahun ini pihaknya optimis mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya. “Untuk tahun ini kami menargetkan realisasi PAD mencapai Rp1 miliar, melihat dari suasana sekarang sudah mulai ada perbaikan walaupun masih ditengah pandemi COVID-19,” ucapnya, Banjarmasin, Kamis (17/6/2021). Dilihat dari capaian enam bulan ke belakang,...

Lanjut Membaca →

Selama Pandemi, Sekolah Di Kalsel Antusias Gunakan Fasilitas Dari BTIKP

Artikel →

Kepala Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Provinsi Kalimantan Selatan, Eksan Muktar memberikan keterangan terkait antusiasme sekolah menggunakan fasilitas yang ada di Kantor BTIKP, Banjarmasin, Rabu (16/06/2021). MC Kalsel/usu. Pada awal tahun 2021 yang lalu, Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Provinsi Kalsel meluncurkan wahana pembelajaran yang baru untuk para siswa yang nantinya berkunjung ke kantor BTIKP yaitu Wahana Luar Angkasa, Virtual Reality dan Radio Edukasi Banua. “Sampai saat ini kunjungan dari sekolah yang ingin datang ke kantor untuk menggunakan fasilitas cukup banyak, tetapi dikarenakan masih suasana pandemi maka kunjungan lebih dibatasi,” ucap Kepala BTIKP Prov. Kalsel, Eksan...

Lanjut Membaca →

Pemprov Kalsel Dukung Perbakin Majukan Prestasi Atlet Menembak

Artikel →

(dari kiri ke kanan) Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA, Ketua Umum Pengurus Besar Perbakin Letjen TNI Joni Supriyanto dan Ketua Perbakin Kalsel terpilih Herman Chandra pada Pelantikan Pengurus Perbakin Kalsel Periode 2020-2024, di Banjarmasin, Rabu (16/6/2021) malam. MC Kalsel/Ar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) berkomitmen mendukung Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Kalsel untuk memajukan prestasi atlet menembak. “Hingga saat ini, prestasi atlet menembak Kalsel sangatlah baik. Hal tersebut terlihat dari keberhasilan atlet menembak Kalsel dalam menyumbangkan empat medali emas, tiga perak dan tiga perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-19 Jawa Barat tahun 2016,” kata Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA...

Lanjut Membaca →

Dinkes Kalsel Inginkan Semua Fasilitas Kesehatan Miliki Tenaga Dokter

Artikel →

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Dinkes Kalsel, Akhmad Yani usai kegiatan Workshop Verifikasi dan Analisa data SDMK Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2021 di Banjarmasin, Rabu (16/6/2021). MC Kalsel/tgh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan terus meningkatkan verivikasi pada Aplikasi Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SI-SDMK) untuk menghindari adanya kendala dan inginkan semua fasilitas kesehatan memiliki tenaga dokter. Di dalam aplikasi SI-SDMK tersebut memuat data mengenai tenaga kesehatan, data masyarakat yang terpapar COVID-19, dan data orang yang sudah tervaksinasi. “Jadi yang perlu kita rumuskan yaitu kriteria tenaga kesehatan,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Dinkes Kalsel, Akhmad...

Lanjut Membaca →

Kepala BKKBN RI Ajak Atasi Stunting Dengan Menjaga Jarak Kelahiran

Artikel →

Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo saat memberi kuliah umum di Fisip ULM Banjarmasin, Rabu (16/6/2021). MC Kalsel/tgh Saat ini angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi termasuk wilayah Kalsel. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya dan melibatkan banyak sektor untuk menekan angka stunting. “Jadi kunci sukses menekan stunting yaitu dengan cara yang mau nikah dihadang, karena yang mau nikah ini seluruh indonesia ini ada 2 juta. Jangan sampai menambah stunting. Maka dihadang agar hamilnya sehat,” kata Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo usai Kuliah umum di ULM Banjarmasin, Rabu (16/6/2021). Hal Ini merupakan strategi BKKBN untuk menekan terjadinya stunting.Sebab stunting dikarenakan banyak...

Lanjut Membaca →

Pemprov Kalsel Pertanggungjawabkan Pelaksanaan APBD 2020

Cegah Peredaran Narkotika, Pemprov Kalsel Perkuat Tim Terpadu

Kasus Melandai, Kalsel Gelar Rakor Strategi Pengendalian COVID-19 Untuk Dorong Perekonomian

Laboratorium K3 Kalsel Yakin Capai Target PAD Tahun 2021

Selama Pandemi, Sekolah Di Kalsel Antusias Gunakan Fasilitas Dari BTIKP

Pemprov Kalsel Dukung Perbakin Majukan Prestasi Atlet Menembak

Dinkes Kalsel Inginkan Semua Fasilitas Kesehatan Miliki Tenaga Dokter

Kepala BKKBN RI Ajak Atasi Stunting Dengan Menjaga Jarak Kelahiran

Layanan Publik
Sistem Informasi

Informasi Geografis

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.

Keanekaragaman Hayati

Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.

Sumber Daya Alam

Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.

Tenaga Kerja

Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).

Selayang Pandang

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.
Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.
Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.
Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).