Provinsi Kalimantan Selatan

Prestasi Atlet Olahraga Kalsel Jadi Bagian Visi Misi Gubernur Kalsel

Artikel →

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Faried Fakhmansyah, membuka kejuaraan provinsi (Kejurprov) Kalimantan Selatan cabang olahraga pencak silat, di aula Badan pengembangan sumber daya manusia daerah (BPSDMD) Kalsel, Kamis (2/12). Kejuaraan yang mempunyai empat kategori, yakni tanding, seni tunggal, seni ganda dan seni beregu ini diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Kalsel. Foto bersama usai pembukaan Kejurprov Pencak Silat Dalam sambutan tertulis Gubernur Kalsel yang dibacakan Faried Fakhmansyah, disampaikan akan pentingnya event serupa sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan olahraga dalam hal ini pencak silat. “Cabang olahraga apapun termasuk pencak silat, yang paling utama...

Lanjut Membaca →

Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional Hakordia, Pemprov Kalsel Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi

Artikel →

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan pada seminar nasional Hakordia BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya memperkuat sistem pencegahan korupsi, khususnya di sektor pengadaan barang/jasa.  Pengadaan barang dan jasa (PBJ) sangat berpotensi terjadinya korupsi. Maka tak heran jika mayoritas kasus korupsi terkait PBJ. Untuk mempersempit dan menutup celah tersebut Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menginstruksikan jajarannya, melakukan penguatan manajemen sistem. “Pengadaan barang/jasa perlu manajemen sistem yang baik, kelembagaan yang kuat termasuk meningkatkan kompetensi SDM,” sebut Paman Birin saat seminar nasional Penguatan Transparansi dan Akuntabilitas Pengadaan Barang/Jasa di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (2/12).  Disampaikan Paman Birin, pengadaan barang/jasa ini dibutuhkan dalam...

Lanjut Membaca →

Wakil Ketua KPK: Bangun UKPBJ Yang Berintegritas

Artikel →

Wakil Ketua KPK (baju putih) didampingi Gubernur Kalsel dan Ketua DPRD Kalsel saat mengikuti seminar nasional Hakordia BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar mengatakan, aksi pencegahan korupsi baik yang didorong oleh Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) maupun oleh Kedeputian Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK, bermula dari identifikasi atas berbagai titik rawan korupsi, antara lain yaitu mark-up pada pelaksanaan Pengadaan Barang Jasa (PBJ) dan penurunan spesifikasi/kualitas. Hal itu disampaikannya dalam Seminar Nasional bertema Penguatan Transparansi Dan Akuntabilitas Pengadaan Barang dan Jasa, pada Kamis (2/12) di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin. Dimana seminar ini merupakan rangkaian kegiatan Hari...

Lanjut Membaca →

Jadi Pembicara Seminar Nasional Hakordia, BPKP Kalsel Temukan Banyak Titik Rawan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

Artikel →

Agustina Arumsari (dua dari kanan) saat menjadi pembicara pada seminar nasional Hakordia 2021 di Banjarmasin BANJARMASIN – BPKP menemukan masih banyak titik rawan dalam Pengadaan Barang dan Jasa, dan PBJ yang tidak sesuai dengan prinsip dan etika. Hal itu disampaikan Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi, Agustina Arumsari, pada Seminar Nasional Penguatan Transparansi dan Akuntabiitas Pengadaan Barang dan Jasa, pada Kamis (2/12) di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin. Acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan Hari Korupsi Sedunia (Hakordia) yang diadakan Komisi Pemberantasan Anti Korupsi (KPK). Pada kesempatan tersebut hadir juga sejumlah pimpinan daerah dan unsur Forkopimda di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, serta disiarkan secara...

Lanjut Membaca →

Korem 101/Antasari, Fasilitasi BMPD Kalsel Salurkan Bantuan Banjir HST

Artikel →

Foto bersama usai penyerahan bantuan banjir dari BMPD kepada Danrem 101/Antasari BANJARMASIN – Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah menerima bantuan sembako untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dari BMPD (Badan Musyawarah Perbankan Daerah), yang terdiri dari berbagai bank swasta dan pemerintah yang beroperasi pada area Kalimantan Selatan, di Aula Korem 101/Antasari, Kamis, (2/12). Cecep Sopwan Hadi Kepala KCU BCA Banjarmasin sebagai perwakilan dari BMPD Kalsel mengatakan, memahami kesulitan warga terdampak banjir. “Kami ingin sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak Banjir di Kabupaten HST. Kami mengucapkan terimakasih kepada Korem 101/Antasari telah memfasilitasi penyaluran bantuan ini,” terangnya. Menanggapi...

Lanjut Membaca →

BI Kalsel Dukung Terbentuknya Ekosistem Keuangan Digital Di Daerah

Artikel →

Tangkapan layar Webinar Cybersecurity Awareness for Secure and Resilient Digital Ecosystem, yang menghadirkan Banjarmasin, Kamis (2/12/2021). MC Kalsel/Fuz Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Festival Akselerasi dan Transformasi Ekonomi Digital Terkini (ANTASARI) Webinar Series 3 dengan tema Cybersecurity Awareness for Secure and Resilient Digital Ecosystem, Banjarmasin, Kamis (2/12/2021). Kepala Divisi Sistem Pembayaran, PUR, dan MI, R Bambang Setyo Pambudi mewakili Kepala Kantor BI Kalsel, mengatakan webinar tersebut bertujuan untuk meningkatkan akseptasi dan pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan teknologi digital dan mendukung terbentuknya ekosistem keuangan digital di daerah. Saat ini, perkembangan teknologi digital tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari. “Tren...

Lanjut Membaca →

DKP Kalsel Bagikan Ikan Gratis Di Bazar HKBN

Artikel →

Produk olahan UMKM binaan DKP Kalsel yang dijual di Bazar HKBN, di Banjarmasin, Kamis (2/12/2021). MC Kalsel/Rns Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Selatan (Kalsel) membagikan ikan gratis pada Bazar Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HKBN) yang digelar oleh Dinas Perdagangan Kalsel, di halaman kantor Kelurahan Kuin Utara, di Banjarmasin, Kamis (2/12/2021). Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran DKP Kalsel, Nurhayana, mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 150 hingga 200 ekor ikan patin. “Ikan patin ini berasal dari pembudidaya di Kabupaten Banjar. Selain ikan, kita juga bawa produk olahan perikanan dari bahan ikan patin,” kata Nurhayana. Nurhayana pun berharap pembagian ikan gratis dapat...

Lanjut Membaca →

DPPPA Kalsel Perkuat Komitmen Daerah Lindungi Perempuan Dan Anak

Artikel →

Kepala DPPPA Kalsel, Husnul Hatimah, memberikan sambutan pada Rapat Evaluasi Rencana Aksi Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak, di Banjarbaru, Kamis (2/12/2021). Dalam rangka memperkuat komitmen daerah dalam mencegah dan menangani kekerasan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Evaluasi Rencana Aksi Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak, di Banjarbaru, Kamis (2/12/2021). Kepala DPPPA Kalsel, Husnul Hatimah, mengatakan evaluasi tersebut menjadi dasar untuk menentukan kebijakan lebih lanjut pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, terlebih di kondisi pandemi saat ini. “Data korban kekerasan di Kalsel pada tahun 2020 tercatat 273 kasus dengan korban anak 193 orang dan korban...

Lanjut Membaca →

Prestasi Atlet Olahraga Kalsel Jadi Bagian Visi Misi Gubernur Kalsel

Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional Hakordia, Pemprov Kalsel Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi

Wakil Ketua KPK: Bangun UKPBJ Yang Berintegritas

Jadi Pembicara Seminar Nasional Hakordia, BPKP Kalsel Temukan Banyak Titik Rawan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

Korem 101/Antasari, Fasilitasi BMPD Kalsel Salurkan Bantuan Banjir HST

BI Kalsel Dukung Terbentuknya Ekosistem Keuangan Digital Di Daerah

DKP Kalsel Bagikan Ikan Gratis Di Bazar HKBN

DPPPA Kalsel Perkuat Komitmen Daerah Lindungi Perempuan Dan Anak

Layanan Publik
Sistem Informasi

Informasi Geografis

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.

Keanekaragaman Hayati

Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.

Sumber Daya Alam

Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.

Tenaga Kerja

Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).

Selayang Pandang

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.
Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.
Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.
Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).