Provinsi Kalimantan Selatan

PSTW Budi Sejahtera Izinkan Lansia Bertemu Keluarga Saat Lebaran

Artikel →

Kepala PSTW Budi Sejahtera, Surya Fujianorrochim. MC Kalsel/Rns Pada perayaan Idulfitri nanti, Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Sejahtera mengizinkan klien lanjut usia (Lansia) untuk bisa bertemu keluarga, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. “Kita bolehkan bertemu dengan keluarga, tetapi pada hari Sabtu, karena jam kerja kita itu enam hari agar kita dapat mengawasi para tamu yang berkunjung,” kata Kepala PSTW Budi Sejahtera, Surya Fujianorrochim, Banjarbaru, Selasa (11/5/2021). Surya pun mengatakan saat libur lebaran, PSTW Budi Sejahtera menerapkan sistem piket bagi petugas kesehatan. PSTW Budi Sejahtera pun akan menggelar salat Idulfitri berjemaah di panti Banjarbaru dan Martapura yang diikuti Lansia dan...

Lanjut Membaca →

Penyandang Disabilitas Diharapkan Ikut Mengkritisi Pemda Untuk Pembangunan Yang Lebih Baik

Artikel →

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Provinsi Kalsel giat memperkenalkan Program Lapor (layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat) kepada para penyandang disabilitas/ Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Pengenalan aplikasi Lapor ke Panti-panti sosial ini juga dibarengi dengan kegiatan sosial yakni pemberian paket sembako bagi PMKS. Dinas Kominfo Provinsi Kalsel telah menyiapkan sebanyak 250 Paket Sembako yang direncanakan akan dibagikan di 5 Panti Sosial binaan Dinas Sosial Provinsi Kalsel. Penyerahan paket ramadan PJ Gubernur Kalsel kepada para PMKS Pada Senin (10/5) tadi, kepada sejumlah wartawan Pj...

Lanjut Membaca →

Pemda Diminta Siapkan Masker di Lokasi Shalat Idul Fitri

Artikel →

PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA, BANJAR – Menjelang pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 H, Pemerintah Provinsi Kalsel pun mengikuti arahan Kementerian Agama RI terkait penyelenggaraan shalat Idul fitri. Dengan masih mewabahnya pandemi COVID-19 di daerah ini maka pelaksanaan shalat Idul Fitri juga harus dibarengi dengan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) COVID-19. Hal ini disampaikan Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA, pada Senin (10/5), usai mengenalkan aplikasi Lapor kepada penyandang disabilitas/PMKS di Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Fajar Harapan Dinas Sosial Provinsi Kalsel. Disampaikan Safrizal, mengikuti surat edaran Menteri Agama RI, maka shalat Idul Fitri dimasa Pandemi COVID-19 diperbolehkan bagi daerah yang berstatus Zona Hijau dan Kuning. “Berdasarkan Surat Edaran...

Lanjut Membaca →

Baznas Kembali Gelar Layanan Pembayaran Zakat di Balai Kota Banjarbaru

Artikel →

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kota Banjarbaru kembali menggelar pelayanan pembayaran zakat di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru. Kegiatan ini merupakan bagian dari program gerakan cinta zakat yang telah diinisiasi langsung dari pusat oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Disampaikan Wali Kota Banjarbaru M Aditya Mufti Ariffin, pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi penuh, berkenaan dengan program Gerakan Cinta Zakat yang di canangkan di kota Banjarbaru. Kepada sejumlah wartawan usai membayarkan zakatnya melalui Baznas yang bertempat di lobby Balai Kota Banjar Baru pada Senin (10/5), Aditya juga menyampaikan harapannya terkait dengan disalurkannya zakat, infaq dan sedekah melalui...

Lanjut Membaca →

Serahkan Kebijakan Operasional Tempat Wisata Ke Pemerintah Daerah, Syarifuddin Imbau Pengetatan Prokes

Artikel →

Kepala Dispar Kalsel, M Syarifuddin, memberikan tanggapan terkait operasional tempat wisata di Kalsel selama libur lebaran, Banjarmasin, Selasa (11/5/2021). MC Kalsel/Jml Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Selatan memberikan tanggapan terkait kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI tentang dibukanya destinasi wisata selama libur lebaran. Kepala Dispar Kalsel, M Syarifuddin, mengatakan di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, kebijakan buka atau tutup destinasi wisata selama libur lebaran berada di tangan Pemerintah Kabupaten/Kota. “Di Provinsi Kalimantan Selatan, hal itu kami serahkan ke masing-masing kabupaten/kota. Sejauh ini, sudah ada beberapa kabupaten/kota yang mengeluarkan Surat Edaran penutupan sementara destinasi wisata selama libur lebaran,”...

Lanjut Membaca →

Perangi COVID-19, Pers Akan Berikan Informasi Dan Pengetahuan Kepada Masyarakat

Artikel →

Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh saat menyampaikan tiga poin saat memberikan sambutan pada Briefing Peserta FJPP Angkatan 3/2021 melalui video telekonferensi, Senin (10/5/2021). Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh apresiasi kebijakan pemerintah untuk kembali menggandeng Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku (FJPP) Angkatan 3/2021 memerangi COVID-19. Karya jurnalistik untuk mengedukasi masyarakat turut andil dalam keberhasilan 63% Indonesia dalam melakukan sosialisasi dan memberikan Informasi. Atas nama Dewan Pers, Muhammad Nuh menyampaikan tiga poin saat memberikan sambutan pada Briefing Peserta FJPP Angkatan 3/2021 melalui video telekonferensi, Senin (10/5/2021). “Pertama, ucapan terima kasih atas kepercayaan dan kerjasama dengan BNPB, kedua bahwa urusan COVID-19 ini belum selesai...

Lanjut Membaca →

Pembangunan Perumahan Diharapkan Mengacu Perda 11/2019

Artikel →

Suasana Sosper Nomor 11/2019 oleh Anggota DPRD Kalsel, Hasanuddin Murad MARABAHAN – Pembangunan perumahan di Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Barito Kuala diharapkan mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman. Harapan itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, Hasanuddin Murad kepada wartawan, usai sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2019, Minggu (9/5) kemarin. Apalagi pembangunan perumahan di wilayah Kabupaten Barito Kuala cukup pesat, seiring adanya perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan seperti di kawasan Alalak dan Handil Bakti. “Pembangunan perumahan sangat pesat, sehingga penataan perumahan dan permukiman harus dilakukan serius,” katanya. Menurut...

Lanjut Membaca →

Komisi I DPRD Kalsel Sosialisasikan Perda Kesejahteraan Sosial

Artikel →

BANJARMASIN – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan, Rachmah Norlias melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2016 Tentang Kesejahteraan Sosial. Dalam kegiatan yang bertempat di Aula Panti Yatim Muhammadyah Cabang 3 Banjarmasin, pada Minggu (9/5) tersebut menghadirkan dua orang narasumber yaitu Ketua Yayasan Uma Kandung Endang Setiawati dan Pemerhati Sosial Emy Sutrisni. Suasana Sosper Nomor 5 Tahun 2016 oleh Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmah Norlias “Maksud dan tujuan disosialisasikannya Perda Nomor 5 Tahun 2016 ini agar pihak-pihak terkait lebih mengetahui keberadaan Perda tersebut. Sehingga diharapkan Kabupaten/Kota di Kalsel yang belum memiliki Perda Kesejahteraan...

Lanjut Membaca →

PSTW Budi Sejahtera Izinkan Lansia Bertemu Keluarga Saat Lebaran

Penyandang Disabilitas Diharapkan Ikut Mengkritisi Pemda Untuk Pembangunan Yang Lebih Baik

Pemda Diminta Siapkan Masker di Lokasi Shalat Idul Fitri

Baznas Kembali Gelar Layanan Pembayaran Zakat di Balai Kota Banjarbaru

Serahkan Kebijakan Operasional Tempat Wisata Ke Pemerintah Daerah, Syarifuddin Imbau Pengetatan Prokes

Perangi COVID-19, Pers Akan Berikan Informasi Dan Pengetahuan Kepada Masyarakat

Pembangunan Perumahan Diharapkan Mengacu Perda 11/2019

Komisi I DPRD Kalsel Sosialisasikan Perda Kesejahteraan Sosial

Layanan Publik
Sistem Informasi

Informasi Geografis

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.

Keanekaragaman Hayati

Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.

Sumber Daya Alam

Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.

Tenaga Kerja

Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).

Selayang Pandang

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.
Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.
Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.
Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).