Provinsi Kalimantan Selatan

Pembukaan UKW Angkatan XXII Tahun 2024

Artikel →

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yanag diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Adi Santoso berharap kepada insan pers di Banua agar terus belajar dan berkarya membangun jejaring atau kemitraan yang seluas-luasnya, hal ini disampaikan pada pembukaan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XXII Tahun 2024. “Selain belajar dan berkarya, kita juga berharap kiranya wartawan dapat juga mengikutkan hasil karya atau karya jurnalis ke berbagai lomba, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional bahkan internasional, karena dengan begitu anda berkesempatan untuk mengenalkan potensi yang ada di Banua kita sekaligus menaikkan citra Banua,” ujar Adi di salah satu hotel...

Lanjut Membaca →

Pentingnya Pelaksanaan Rencana Tata Ruang, Pemprov Kalsel Gelar Rakor

Artikel →

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalsel mengadakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Perwujudan Rencana Tata Ruang di Banjarmasin, Selasa (11/6/2024). Rencana tata ruang mencakup berbagai aspek, termasuk penataan wilayah permukiman, kawasan industri, ruang terbuka hijau, serta infrastruktur publik. Menurut, Kepala Seksi Penataan Ruang Dinas PUPR Kalsel, Shirley Adillah Al Kautsar rencana tata ruang adalah instrumen penting dalam pengelolaan wilayah yang berfungsi untuk mengarahkan perkembangan fisik dan tata guna lahan secara berkelanjutan. “Tata ruang dirancang untuk mengatur pemanfaatan lahan secara optimal, sehingga setiap kegiatan pembangunan dapat dilaksanakan dengan mempertimbangkan keseimbangan ekologis, sosial, dan ekonomi,” kata Shirley...

Lanjut Membaca →

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, Dinas PUPR Kalsel Gelar Bimtek Bangunan Dan Lingkungan

Artikel →

Dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Bangunan dan Lingkungan Provinsi Kalsel Tahun 2024 di Banjarmasin. Acara ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari SKPD terkait di KabupatenKota se-Kalsel. Termasuk para pengelola teknis, insinyur, arsitek, perencana, dan pengelola proyek di sektor publik dan swasta. Dalam sambutannya, Plh Kadis PUPR Kalsel, Yulianti Erlynah diwakili Kepala Seksi Pembinaan Teknis Penataan Lingkungan Permukiman Air dan Bangunan, Irwan Yunizar, mengatakan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pengelola dalam memastikan bahwa proyek infrastruktur memenuhi standar kualitas yang tinggi dan dapat berfungsi secara optimal....

Lanjut Membaca →

Tingkatkan Kemampuan Petugas Laboratorium Bahan Konstruksi Melalui In House Training

Artikel →

Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan In House Training Pengujian Material Konstruksi Bidang Aspal, Beton, Tanah dan Batuan Tahun 2024 di Aula Kantor Banjarmasin. In house training bertujuan untuk meningkatkan kemampuan petugas laboratorium dalam melakukan pengujian material konstruksi sesuai dengan standar pengujian yang berlaku. Kepala Laboratorium Bahan Konstruksi, H. Agustya Febry Andrean menyampaikan keberadaan laboratorium penguji yang terakreditasi semakin berperan penting dalam pembangunan nasional. Terlebih saat ini tuntutan terhadap kualitas atau mutu suatu hasil pengujian sangat diperlukan, seiring dengan makin masifnya pembangunan infrastruktur di indonesia terutama di kalimantan selatan sebagai pintu gerbang...

Lanjut Membaca →

Tingkatkan Kunjungan Ke Posyandu Dan Edukasi Catin, Pemprov Kalsel Optimis Turunkan Stunting

Artikel →

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah, optimis bahwa angka stunting dapat dikurangi menjadi 14 persen dengan melakukan upaya promotif preventif serta kerja sama yang kompak hingga tingkat Desa. Salah satu upaya promotif preventif yang dilakukan adalah meningkatkan kunjungan balita dan ibu hamil ke posyandu sebagai screening awal untuk mendeteksi balita yang berisiko mengalami stunting. “Dengan kunjungan balita dan ibu hamil ke posyandu, petugas kesehatan akan lebih mudah memantau perkembangan pertumbuhan balita dan ibu hamil. Jika ditemukan tanda-tanda stunting, petugas posyandu bisa memberikan intervensi dan edukasi langsung kepada ibu dan balita,” kata Raudatul Jannah di Banjarmasin, Selasa (11/6/2024). Selain...

Lanjut Membaca →

Pemprov Gelar Pertemuan Orientasi Labkesmas Se-Kalsel

Artikel →

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama 13 Kabupaten/Kota di Kalsel melaksanakan pertemuan orientasi Labkesmas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan pelaksanaan laboratorium kesehatan masyarakat sesuai standar fungsi dan kualitas yang telah ditentukan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah menyampaikan pentingnya transformasi layanan primer dan transformasi sistem ketahanan kesehatan untuk upaya penguatan layanan laboratorium kesehatan. Kementerian Kesehatan berkomitmen dalam melakukan 6 pilar transformasi penopang sistem kesehatan Indonesia, dimana laboratorium kesehatan masyarakat berada di pilar 1 yaitu transformasi layanan primer dan pilar ke 3 yaitu transformasi sistem ketahanan kesehatan. Dalam Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 tahun 2023 pasal...

Lanjut Membaca →

Diskusi Publik Rakornas KI, KADIN Indonesia Dukung Keterbukaan Informasi Bidang Usaha

Artikel →

Keterbukaan informasi adalah kunci bagi negara demokrasi, iklim investasi dan dunia usaha sangat dipengaruhi oleh kebijakan yang dikeluarkan pemerintah baik itu yang berhubungan dengan pajak, insentif, kemudahan investasi, dan lainnya. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Arsjad Rasjid mengatakan, keterbukaan tersebut harus datang dari dua sisi, baik dari sisi pemerintah dan dunia usaha. “KADIN Indonesia akan terus mendukung sinergi antara pemerintah dan sektor swasta untuk menciptakan lingkungan bisnis yang inklusif dan kolaboratif,” ujar Arsjad pada Diskusi Publik Rakornas Komisi Informasi (KI) se Indonesia ke-15, Banjarmasin, Selasa (11/6/2024). Pada kesempatan ini KADIN dan Komisi Informasi melaksanakan penandatanganan MoU sebagai...

Lanjut Membaca →

Kejati Kalsel Gelar Penerangan Hukum Di Kabupaten Tanah Bumbu

Artikel →

Tim Penerangan Hukum dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kegiatan Penerangan Hukum bagi para Kepala SKPD, Camat dan Direktur Perusahaan Daerah pada Pemerintahan Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalsel Tahun 2024, Senin (10/6/2024). Kegiatan Penerangan Hukum tersebut dihadiri dan dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar dan dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Ambo Sakka, seluruh Kepala SKPD se-Tanah Bumbu, para camat, dan direktur perusahaan daerah dalam rangka sosialisasi/penerangan hukum yang mengangkat tema “Pengelolaan Keuangan Negara/Daerah dan Pencegahan/Pemberantasan Tindak Pidana korupsi”. Dalam kegiatan tersebut, Kasi Penerangan Hukum Kejati Kalsel, Yuni Priyono selaku narasumber menyampaikan bahwa strategi pencegahan...

Lanjut Membaca →

Pembukaan UKW Angkatan XXII Tahun 2024

Pentingnya Pelaksanaan Rencana Tata Ruang, Pemprov Kalsel Gelar Rakor

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, Dinas PUPR Kalsel Gelar Bimtek Bangunan Dan Lingkungan

Tingkatkan Kemampuan Petugas Laboratorium Bahan Konstruksi Melalui In House Training

Tingkatkan Kunjungan Ke Posyandu Dan Edukasi Catin, Pemprov Kalsel Optimis Turunkan Stunting

Pemprov Gelar Pertemuan Orientasi Labkesmas Se-Kalsel

Diskusi Publik Rakornas KI, KADIN Indonesia Dukung Keterbukaan Informasi Bidang Usaha

Kejati Kalsel Gelar Penerangan Hukum Di Kabupaten Tanah Bumbu

Layanan Publik
Sistem Informasi

Informasi Geografis

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.

Keanekaragaman Hayati

Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.

Sumber Daya Alam

Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.

Tenaga Kerja

Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).

Selayang Pandang

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.
Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.
Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.
Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).