Sektor Pelabuhan Jadi Perhatian Gubernur

KESEMPATAN berdialog dengan pejabat Kementerian Perhubungan RI, dimanfaatkan terukur Gubernur H Sahbirin Noor untuk mengutarakan infrastruktur strategis lain yang saat ini penting untuk dibangun di Kalsel . Salah satunya adalah sektor peningkatan arus barang dan manusia melalui perbaikan atau pembangunan pelabuhan sebagai salah satu pilar yang tidak bisa dilepaskan dari konektivitas perhubungan secara nasional. “Kita berharap rencana pemerintah untuk melakukan pembangunan pelabuhan di daerah sebagai bagian dari upaya percepatan pertumbuhan ekonomi secara nasional bisa berjalan sesuai harapan, demikian juga di Kalimantan Selatan, “ harap Gubernur. Dikatakan, sektor pelabuhan memiliki peran strategis bagi pertumbuhan ekonomi secara nasional, regional dan ekonomi masyarakat secara langsung. Pemerintah daerah tetap akan berusaha membantu melalui program –program pembangunan yang telah direncanakan baik jangka menengah maupun jangka panjang. Sementara itu Direktur Kepelabuhan Kemenhub RI Mauritz Sibaran, berjanji apa yang diutarakan gubernur dan jajaran akan menjadi atensi penting bagi kementerian untuk ditindak lanjuti sesuai dengan perencanaan pusat. *

Perkokoh Kerukunan Umat Beragama

Kalsel akan restorasi 79.000 Hektar Lahan Gambut
Banjarbaru - Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Kalimantan Selatan yang dikukuhkan pada Juni 2016 lalu,  mulai bergerak. TRGD Kalimantan Selatan akan merestorasi lahan gambut pada 5 Kabupaten Kota di tahun 2017 ini.
Hal ini dikemukakan  Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Rudy Resnawan pada Sosialisasi Pengelolaan Gambut di Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Selasa (28/2).
Dijelaskan Wagub, Kalimantan Selatan memprogramkan aksi restorasi lahan gambut pada 10 Kabupaten Kota dalam 5 tahun ke depan dengan target 79.000 hektar, Untuk  mengawali aksi tersebut TRGD Kalimantan Selatan akan memprioritaskan 5 Kabupaten Kota di tahun ini. Daerah tersebut diantaranya Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Balangan dan Barito Kuala dan Kota Banjarbaru.
Wagub menambahkan, restorasi lahan gambut merupakan tugas besar bagi semua. Perubahan kawasan gambut menjadi produktif dan ramah lingkungan bukan hanya untuk kepentingan daerah tetapi juga untuk kepentingan nasional.
Bahkan restorasi kawasan gambut juga sekaligus menjawab kritik negara-negara tetangga yang seringkali keberataan terhadap penyebaran kabut asap yang diakibatkan oleh kebakaran lahan gambut.
Wagub berharap, aksi restorasi yang menjadi upaya pemerintah dalam meniminalisir kebakaran hutan dan lahan ini dapat berjalan sesuai dengan rencana agar dapat mengembalikan fungsi kawasan gambut sesuai sifat dan fungsi semula.
Sementara itu Ketua Tim Restorasi Gambut Daerah Kalimantan Selatan Saut Nathan Samosir mengatakan pada tahun 2017 ini pihaknya menargetkan lahan yang direstorasi mencapai 38.000 hektar dan yang akan menjadi prioritas adalah Kota Banjarbaru.
"Dipilihnya Kota Banjarbaru karena daerah tersebut terdapat Bandara Syamsuddin Noor, kita tahu semua dampaknya, apabila kabut tebal menyelimuti Bandara, salah satunya perekonomian Kalimantan Selatan akan terganggu," ucapnya.
Disampaikanya, untuk kisaran anggaran yang dibutuhkan Kalimantan Selatan untuk melakukan restorasi lahan gambut di 5 Kabupaten Kota tahun 2017 ini sebesar Rp. 25 miliar. Angka tersebut sudah sudah mencakup restorasi yang direncanakan yakni untuk pembasahan, revegetasi dan revitalisasi.

Banua Jadi Prioritas Pusat

KUNJUNGAN anggota Komisi V DPR RI dan mitra kerja dari unsur kementerian terkait, ke Kalimantan Selatan dalam rangka pengawasan dan menyerapan aspirasi, dimanfaatkan Wakil Gubernur H Rudy Resnawan dan pejabat teknis daerah untuk menggali informasi peluang  bantuan. “Silahkan forum ini Bapak wagub beserta pejabat terkait untuk memanfaatkan peluang dan konfirmasi langsung terkait kegiatan pembangunan pusat di daerah ini,” ucap Ketua Rombongan Komisi V DPR RI, Lasarus, SSos, MSi Diutarakan, tujuan pihaknya melakukan kunjungan kerja dan didampingi  kementerian terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Perhubungan dan pejabat BUMN,  ke Kalsel,  selain untuk melihat langsung bantuan yang telah dikucurkan APBN, juga ingin menyerap aspirasi masyarakat. Kalsel merupakan salah satu daerah yang menjadi prioritas pemerintah pusat dalam upaya  meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan infrastruktur strategis. Dirincikan Lasarus,  untuk tahun 2017, bantuan APBN untuk Kalsel meliputi bidang-bidang antara lain, bina marga sebesar Rp 709 miliar, cipta karya Rp 152 miliar, sumber daya air  Rp781 miliar dan bidang perumahan rakyat Rp 84 miliar. Selanjutnya, bantuan di bawah pengelolaan Kementerian Perhubungan meliputi, perhubungan darat Rp 74 miliar, perhubungan laut Rp 164 miliar dan perhubungan udara Rp29 miliar. Terkait pembangunan jalan bebas hambatan yang akan menelan anggaran sekitar Rp10, 24 triliun,  Lasarus yang juga Wakil Ketua Komisi V berjanji akan membawa aspirasi ini untuk ditindalanjuti pada forum rapat DPR. “Kalsel juga bagian dari Indonesia, jika daerah lain dibantu mengapa Kalsel tidak.  Silakan datang ke kami (komisi V, red) atau kementerian terkait untuk usulan bantuan. Kami akan terbuka dan senang hati menerima,” tandas Lasarus.

Pengumuman Rekomendasi Calon Sekda Prov.Kalsel

PENGUMUMAN

NOMOR : 800/006/Pansel.JPT/2016

TENTANG
PENENTUAN DAN PENETAPAN CALON
PEJABAT PIMPINAN TINGGI MADYA SEKRETARIS DAERAH
SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI MADYA
SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
TAHUN 2016

 

Sesuai dengan surat dibawah ini :

 

Pengumuman Panitia Seleksi Terbuka1

Gelorakan Semangat Pejuangan Demi Kalsel Mapan

MOMEN Hari Pahlawan ini patut dihargai sebagai refleksi bagi seluruh lapisan masyarakat di Banua agar mencontoh semangat para pejuang dan tokoh pahlawannya. Karena itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di bawah kendali Gubernur Sahbirin Noor tidak pernah hentinya menggelorakan, dengan penuh semangat, dalam mempersatukan persatuan dan kesatuan Banua yang utuh, waja sampai ka putting.

"Kami tidak akan pernah ada saat ini, tanpa andil para pejuang terdahulu. Karena itu marilah kita terus berjuang melawan kemiskinan, melawan kebodohan dan terus melawan narkoba. Karena sejatinya, narkoba merusak negeri ini yang susah payang diraih kemerdekaanya oleh para pejuang," seru Gubernur.

Tidak lupa pula, H. Sahbirin Noor menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada para pemimpin dan tokoh pejuang di daerah ini atas jasa dan pengabdian pendahulu atau jasa pahlawan untuk membangun Provinsi Kalimantan Selatan.

Gubernur Sahbirin juga mengharapkan, pengabdian dan hasil karya berharga yang diberikan kepada Banua bisa menjadi sumber inspirasi dan kekuatan untuk meneruskan dan mewujudkan kehidupan yang lebih maju, aman, damai dan sejahtera, Kalsel Mandiri dan Terdepan.

"Mari kita teguhnya komitmen untuk bersatu dan memberikan karya dan prestasi terbaik bagi banua Kalimantan Selatan yang kita banggakan ini," pintanya.

Dengan nada penuh semangat, lelaki. Lelaki pria yang juga disapa Paman Birin ini juga mengajak menggelorakan semangat bekerja keras, haram manyarah, waja sampai ka putting untuk membangun banua tercinta ini.

"Karena dengan kerja keraslah. Kita bisa meraih cita-cita dan harapan untuk mewujudkan masyarakat makmur dan sejatera," ujar Gubernur Sahbirin Noor.

Menurut Gubernur, makna di balik Hari Pahlawan pada 10 Nopember ini sebagai generasi bangsa tidak boleh lupa akan sejarah. Gubernur juga mengajak untuk menyimak pidato Bung Karno pada 17 Agustus 1966.

"Jas Merah yang artinya yang jangan sekali-kali melupakan sejarah. Karena dengan sejarah masa lalu, maka kita dapat mengintrospeksi, memetik hikmah, menjadikan motivasi dalam langkah untuk membangun mewujudkan Provinsi Kalimantan Selatan yang lebih baik dan sejahtera," susulnya.

Tidak sedikit pejuang dari Banua, namun dedikasi khusus untuk Ir. H Pangeran Muhammad Noor yang diperjuangkan menjadi pahlawan nasional dari Kalimantan Selatan. Juga sudah ada pahlawan nasional sebelumnya dari Kalsel, yakni Pangeran Antasari, brigjen. H Hassan Basry, Idham Chalid. Semuanya sudah lebih dulu dinobatkan sebagai pahlawan nasional.
 

"Jayalah semangat para pahlawan kita, jayalah selalu banua kita," seru Sahbirin Noor. (*) Eti

Sumber: Banjarmasin Post edisi Kamis, 10 Nopember 2016