Latihan Bersama Gashuku

Batulicin - Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia pada bidang olahraga beladiri khususnya Karate, Pengprov LEMKARI Kalimantan Selatan menggelar penataran pelatih, Gashuku (latihan bersama) dan ujian DAN (sabuk hitam) Regional Kalimantan 2017.

Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 13 hingga 15 Januari 2017 tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor di Mako Brimob, Jalan Kodeco, Batulicin, Jum'at (13/1) pagi.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor mengapresiasi dan menyambut baik dengan adanya kegiatan ini karena LEMKARI Kalsel dapat bergerak dengan cepat untuk memajukan Karateka Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan.

Pria yang kerap disapa Paman Birin ini menilai dengan adanya penataran pelatih dan latihan bersama serta ujian DAN ini menjadi angin segar serta menjadi percontohan yang baik untuk pembinaan dan pengembangan di bidang olahraga.

"Pembinaan dan Pengembangan Karatedo harus selalu ditingkatkan terutama dalan pola pembinaan yang berjenjang, berkesinambungan dan agenda kejuaraan yang teratur, dengan langkah demikian kita akan melahirkan atlet Karate yang lebih bermutu dan mampu mencapai prestasi yang dapat diandalkan," ucapnya.

Gubernur yang juga Ketua Umum Pengda LEMKARI Kalsel ini menyembutkan selain pola pembinaan masalah pendanaan juga harus dipersiapkan karena masalah ini menjadi masalah klasik yang dihadapi dalam pembinaan.

"Saya berharap kepada semua pihak yang memiliki kemampuan finansial khususnya bagi para pengusaha agar turut memberikan dukungan bagi pembinaan olahraga Karatedo di daerah masing-masing," ucapnya.

Gubernur mengajak kepada seluruh pihak terkait untuk bersama-sama untuk berupaya meningkatkan pembinaan dan prestasi Karatedo di daerah. "Hanya dengan pembinaan yang baik kita dapat meraih prestasi dalam setiap cabang olahraga termasuk cabang Karatedo, hanya dengan pembinaan yang khusus dan komprehensif baik kepada seluruh perguruan kita beraharap pada PON yang akan datang kita akan lebih berprestasi lagi.

Orang nomor satu di Bumi Antasari ini juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar hajad menjadi tuan rumah PON 2024 dapat dikabulkan. "Untuk mewujudkan hal itu kita harus melakukan persiapan seluruh cabang olahraga, kita minta pembinaan yang benar-benar komprehensif," ujarnya.
Syusyeki Shihan Gustaf Linelijan mengaku siap membantu melatih dan mempersiapkan serta menaikan prestasi LEMKARI Kalsel terutama untuk menyiapkan atlet PON yang akan datang di Papua.

Ketua Dewan Guru LEMKARI ini menerangkan Gashuku Regional ini merupakan sarana untuk mempersiapkan Karateka pada bidang teknik yang lebih baik lagi dan mempersiapkan calon pimpinan ke depan. "Latihan Karate ini adalah pembinaan karakter, lebih dari itu adalah revolusi mental agar supaya Karateka ini benar-benar jauh dari tindakan yang tidak terpuji," katanya.

Sebelumnya, Ketua Panitia, Piter Bawoel menerangkan tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu pemerintah untuk menggali potensi Karateka menjadi pelatih dengan memiliki teknik yang standar dan mendidik Karateka agar memiliki kepribadian luhur, berpotensi tinggi, sopan santun, dan sanggup menguasai diri.

"Tercatat sebanyak sebanyak 167 karateka asal Kalimantan yang mengikuti Gashuku (latihan bersama) yang dipimpin langsung oleh Syusyeki Shihan Gustaf Linelijan Karateka DAN VII," ucapnya.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor untuk memajukan seluruh cabang olahraga khususnya Karate di Bumi Antasari usai dikukuhkan menjadi Ketua Pengprov LEMKARI Kalsel oleh Pendiri Lemkari Saiko Shehan DR. ANTON LESIANGI pada 15 Desember 2016.syh/kh

(Sumber : Newsroom Biro Humas Setdaprov Kalsel edisi Senin, 16 Januari 2017)

Share