Latihan Bersama Gashuku

Batulicin - Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia pada bidang olahraga beladiri khususnya Karate, Pengprov LEMKARI Kalimantan Selatan menggelar penataran pelatih, Gashuku (latihan bersama) dan ujian DAN (sabuk hitam) Regional Kalimantan 2017.

Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 13 hingga 15 Januari 2017 tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor di Mako Brimob, Jalan Kodeco, Batulicin, Jum'at (13/1) pagi.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor mengapresiasi dan menyambut baik dengan adanya kegiatan ini karena LEMKARI Kalsel dapat bergerak dengan cepat untuk memajukan Karateka Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan.

Pria yang kerap disapa Paman Birin ini menilai dengan adanya penataran pelatih dan latihan bersama serta ujian DAN ini menjadi angin segar serta menjadi percontohan yang baik untuk pembinaan dan pengembangan di bidang olahraga.

"Pembinaan dan Pengembangan Karatedo harus selalu ditingkatkan terutama dalan pola pembinaan yang berjenjang, berkesinambungan dan agenda kejuaraan yang teratur, dengan langkah demikian kita akan melahirkan atlet Karate yang lebih bermutu dan mampu mencapai prestasi yang dapat diandalkan," ucapnya.

Gubernur yang juga Ketua Umum Pengda LEMKARI Kalsel ini menyembutkan selain pola pembinaan masalah pendanaan juga harus dipersiapkan karena masalah ini menjadi masalah klasik yang dihadapi dalam pembinaan.

"Saya berharap kepada semua pihak yang memiliki kemampuan finansial khususnya bagi para pengusaha agar turut memberikan dukungan bagi pembinaan olahraga Karatedo di daerah masing-masing," ucapnya.

Gubernur mengajak kepada seluruh pihak terkait untuk bersama-sama untuk berupaya meningkatkan pembinaan dan prestasi Karatedo di daerah. "Hanya dengan pembinaan yang baik kita dapat meraih prestasi dalam setiap cabang olahraga termasuk cabang Karatedo, hanya dengan pembinaan yang khusus dan komprehensif baik kepada seluruh perguruan kita beraharap pada PON yang akan datang kita akan lebih berprestasi lagi.

Orang nomor satu di Bumi Antasari ini juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar hajad menjadi tuan rumah PON 2024 dapat dikabulkan. "Untuk mewujudkan hal itu kita harus melakukan persiapan seluruh cabang olahraga, kita minta pembinaan yang benar-benar komprehensif," ujarnya.
Syusyeki Shihan Gustaf Linelijan mengaku siap membantu melatih dan mempersiapkan serta menaikan prestasi LEMKARI Kalsel terutama untuk menyiapkan atlet PON yang akan datang di Papua.

Ketua Dewan Guru LEMKARI ini menerangkan Gashuku Regional ini merupakan sarana untuk mempersiapkan Karateka pada bidang teknik yang lebih baik lagi dan mempersiapkan calon pimpinan ke depan. "Latihan Karate ini adalah pembinaan karakter, lebih dari itu adalah revolusi mental agar supaya Karateka ini benar-benar jauh dari tindakan yang tidak terpuji," katanya.

Sebelumnya, Ketua Panitia, Piter Bawoel menerangkan tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu pemerintah untuk menggali potensi Karateka menjadi pelatih dengan memiliki teknik yang standar dan mendidik Karateka agar memiliki kepribadian luhur, berpotensi tinggi, sopan santun, dan sanggup menguasai diri.

"Tercatat sebanyak sebanyak 167 karateka asal Kalimantan yang mengikuti Gashuku (latihan bersama) yang dipimpin langsung oleh Syusyeki Shihan Gustaf Linelijan Karateka DAN VII," ucapnya.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor untuk memajukan seluruh cabang olahraga khususnya Karate di Bumi Antasari usai dikukuhkan menjadi Ketua Pengprov LEMKARI Kalsel oleh Pendiri Lemkari Saiko Shehan DR. ANTON LESIANGI pada 15 Desember 2016.syh/kh

(Sumber : Newsroom Biro Humas Setdaprov Kalsel edisi Senin, 16 Januari 2017)

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Batulicin - Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dicanangkan oleh Pemerintah menjadi momentum untuk bersama-sama mengkampanyekan budaya pencegahan kecelakaan di tempat kerja.

Kampanye budaya tersebut juga dilakukan Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor pada saat menjadi pembina upacara Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2017 di Kantor PT. Jhonlin Baratama Site Sungai Dua, Batulicin, Sabtu (14/1).

Disampaikannya, bahwa tema pada tahun 2017 ini adalah dengan budaya K3 kita tingkatkan kualitas hidup manusia menuju masyarakat yang selamat, sehat dan produktif.

"Tema peringatan bulan K3 Nasional tahun ini dimaksudkan untuk mendorong semua pihak berpartisipasi aktif membudayakan K3 yang diharapkan menjadi bagian integral dalam pembangunan nasional untuk meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat," terangnya.

Disampaikan Gubernur, peringatan K3 telah disepakati dimulai sejak 12 Januari, dan tahun 2017 merupakan tahun ke-3 bagi bangsa Indonesia yang secara terus menerus berusaha mewujudkan kemandirian masyarakat Indonesia berbudaya K3 tahun 2020.

"Momentum peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja seperti ini harus selalu kita jaga oleh karena itu kepada seluruh karyawan dan karyawati di setiap perusahaan di Kalimantan Selatan supaya mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja," katanya.

Gubernur menekankan kepada para karyawan dan karyawati lebih mengedepankan ketenangan dalam bekerja agar tehindar dari hal yang tidak dinginkan. "Dengan bekerja secara tenang pasti kita bisa menguasai keadaan, apabila sudah menguasai keadaan insyallah kita akan selamat dalam bekerja," ucapnya.

Pria yang kerap disapa Paman Birin ini menjelaskan, tujuan K3 tidak hanya untuk memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja agar terjamin keselamatannya, tetapi juga untuk mengendalikan resiko terhadap peralatan, aset, dan sumber produksi sehingga dapat digunakan secara aman dan efisien agar terhindar dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

“Pada momentum ini saya mengimbau, mengajak dan mendorong agar semua pemangku kepentingan baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, organisasi provesi, asosiasi, pimpinan perusahaan, pekerja dan masyarakat lainnya, melakukan upaya-upaya konkret terhadap pelaksanaan K3 dilingkungannya masing-masing, sehingga budaya K3 benar-benar terwujud di setiap tempat kerja dan masyarakat secara umum di Banua," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Selatan Antonius Simbolon mengatakan, bahwa peringatan bulan K3 yang dilaksanakan di Kabupaten Tanah Bumbu ini menjadi langkah maju yang diprakarasi oleh PT. Arutmin dan Jhonlin Baratama.

"Kita mengharapakan dengan adanya kegiatan ini harus dikuti oleh perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kalimantan Selatan dalam mengkampanyekan dan mengimplementasikan keselamatan dan kesehatan kerja," katanya.

Menurutnya, dipilihnya Kabupaten Tanah Bumbu sebagai penyelenggara peringatan bulan K3 karena perusahaan-perusahaan daerah ini semakin memahami dan sadar akan arti penting dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Terlebih lagi perusahaan di daerah ini dalam bertugas mempunyai tingkat resiko kecelakaan yang tinggi seperti PT. Jhonlin Baratama dan PT. Arutmin.

"Kita melihat bahwa hal yang paling penting adalah kesadaran, jadi kita menganggap Jhonlin ini betul-betul sudah memahami arti dan makna bulan K3 itu sendiri, saya kira Kabupaten Tanah Bumbu beruntung memiliki perusahaan seperti ini," sebutnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur menyerahan penghargaan penerapan K3 kepada puluhan karyawan PT Jhonlin Baratama dan mengunjungi stan gelar peralatan rescue PT. Arutmin dan donor darah.syh/kh

(Sumber : Newsroom Biro Humas Setdaprov Kalsel edisi Senin, 16 Januari 2017)

Wagub Serahkan Trophy Juara Umum MTQ ke HST

Wakil Gubernur Kalsel, H. Rudy Resnawan sesaat sebelum menutup MTQ Nasional XXIX Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2016, menyerahkan trophy juara umum yang berhasil direbut oleh Kafilah Kab. HST yang diterima langsung oleh Bupati HST, H. Abdul Lathif, di panggung utama MTQ di Lapangan Dwi Warna Barabai, Kamis (22/12).

Kamis malam kemaren, merupakan malam yang berbahagia bagi masyarakat Kab. HST, karena selain sukse menyelenggarakan MTQ tingkat provinsi, juga diiringi dengan keberhasilan HST menjadi juara umum dengan mengungguli Banjarmasin dan Kab. Banjar yang menempati posisi ke 2 dan ke 3.

Selain menjadi juara umum, salah satu kafilah HST juga berhasil menjadi juara favorit yang diraih oleh Maulida Hikmah. Sementara juara umum perorangan diraih oleh Nida Khairiyah dari Kab. HSU.

Wakil Gubernur dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada para pemenang dan juga kepada daerah yang menjadi juara umum. Namun terkait dengan hasil dari MTQ ke 29 ini, Wagub menilai yang terpenting adalah bagaimana pembinaan dapat terus dilakukan dengan terus menerus dan berkesinambungan.

Selain itu, Wagub juga menilai yang terpenting dari gelaran MTQ ini adalah semakin tumbuhnya kecintaan dan pengagungan umat Islam terhadap Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pegangan hidup.

Kemudian Wagub berharap, para Kafilah dapat menjadi teladan maupun inspirasi bagi masyarkat dan generasi muda, dalam mengkaji dan mendalami Al-Qur’an, yaitu dengan senantiasa membacanya secara rutin, memahaminya, mendatabburi, serta mengamalkannya.

“Saya berharap, para Kafilah, para Qari maupun Qari’ah dapat menjadi inspirasi maupun teladan bagi masyarakat dan generasi-generasi muda, dalam mengkaji dan mendalami Al-Qur’an dengan baik. Yaitu dengan senantiasa membaca Al-Qur’an secara rutin, memahami setiap bacaan, mendatabburi, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari” harap Wagub.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Kalsel, Noor Fahmi mengatakan hasil dari MTQ ke 29 ini akan direkomendasikan untuk mewakili Kalsel pada STQ di Kalimantan Utara pada tahun 2017 mendatang.

MTQ yang berlangsung sejak 15 Desember lalu, diikuti sebanyak 1.046 peserta yang datang dari seluruh Kabupaten/Kota se Kalsel. Adapun cabang yang dilombakan, yakni Tilawatil Qur’an, Tahfiz Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Khattil Qur’an, Fahmil Qur’an dan Sohail Qur’an.

Turut hadir dalam penutupan MTQ kali ini, Ketua MUI Prov. Kalsel, Ketua DPRD dan Forkopimda Prov. Kalsel, Bupati/Walikota Se Kalsel, Kakanwil Kemenag Prov. Kalsel, dan Ketua Umum LPTQ Prov. Kalsel. rj/kh

(Sumber : Newsroom Biro Humas Setdaprov Kalsel edisi Jum`at, 23 Desember 2016)

Hari Jadi Bukan Sekedar Rutinitas Tahunan

Barabai - Wakil Gubernur Kalimantan H. Rudy Resnawan menghadiri peringatan Hari Jadi ke-57 Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang bertempat di Lapangan Dwi Warna, Barabai, Sabtu (24/12).

"Atas nama pribadi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, saya mengucapkan selamat Hari Jadi ke 57 Kabupaten Hulu Sungai Tengah, semoga Kabupaten Hulu Sungai Tengah akan terus tumbuh dan berkembang menjadi daerah yang lebih maju dalam berpemerintahan, berhasil dalam membangun dan sekaligus mengangkat kesejahteraan masyarakat," katanya.

Diterangkan Wagub, peringatan hari hari jadi bukanlah hanya rutinitas tahunan atas kenangan sejarah tetapi ada pesan-pesan penting yang harus dimaknai, mulai dari refleksi terhadap perjuangan para pendahulu, evaluasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah hingga menumbuhkan semangat untuk bisa berbuat yang lebih baik lagi bagi kemajuan daerah.

Menurutnya, peringatan kali ini juga sebagai sarana untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kebersamaan dan bersatunya kedua elemen tersebut sangat diperlukan dalam memajukan daerah.

"Bagi pemerintah daerah kebersamaan itu kiranya juga dihadirkan secara nyata dalam setiap dimensi pembangunan, kebersamaan dalam membangun ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Kebersamaan dalam memberdayakan masyarakat, kebersamaan hadir dalam pengentasan kemiskinan, dan kebersamaan hadir menghidupkan daerah yang agamis dan islami," ucapnya.

Disampaikan Wagub, apa yang telah diraih oleh Kabupaten Hulu Sungai Tengah mulai keberhasilan perbaikan penyelenggaraan pemerintahan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi , pelayanan masyarakat , hingga pencetusan program yang berpihak dan mengangkat kemandirian masyarakat.

"Atas keberhasilan itu satu hal yang wajib adalah bersyukur atas pencapaian keberhasilan itu, insyallah dengan bersyukur kemajuan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah akan lebih besar, keberhasilan pembangunan yang sudah dicapai juga harus dipertahankan dan ditingkatkan, terutama dengan menggali potensi yang ada di daerah.

Sementara itu, Bupati H. Abdul Latif mengatakan di usia yang ke 57 menggambarkan usia kedewasaan, kematangan serta kemantapan. "Pada saat ini kami selalu memanfaatkan berbagai momen dan peluang dengan mengerahkan segenap daya dan upaya untuk terus meningkatkanya dalam rangka mensejahterakan seluruh masyarakat Bumi Murakata sesuai dengan tema yaitu Satukan tekad dan langkah untuk mewujudkan masyarakat Hulu Sungai Tengah yang Agamis, Mandiri, Sejahtera dan bermartabat.syh/kh

(Sumber : Newsroom Biro Humas Setdaprov Kalsel edisi Selasa, 27 Desember 2016)

Saring Kroser Terbaik Banua

Menampilkan IMG-20161225-WA0001.jpgBarabai - Sejak pagi Sirkuit Dhuvad'MS, Durian Gantang, Barabai, Minggu (25/12) mendadak riuh karena bunyi raungan motor dari paddock khas motor trail. Paddock-paddcok tersebut terlihat sangat sibuk menyiapkan motor untuk mengikuti Kejuaraan Daerah Grasstrack Paman Birin Gubernur Campionship Open 2016.

Kejuaraan Daerah yang berlangsung dua hari ini dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 57 Kabupaten Hulu Sungai Tengah ini dikuti ratusan pebalap dari Kalimantan dan Jawa Barat yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor.
Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor mengaku bangga karena berada di tengah-tengah kroses terbaik banua yang akan berkompetisi untuk menjadi yang terbaik tidak hanya di regional tetapi di nasional.

"Saya mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh kroser, bertandinglah secara positif dan penuh semangat, berilah hiburan kepada masyarakat, tunjukanlah yang terbaik," ucapnya.

Menurut Gubernur, grasstrack merupakan olahraga yang memiliki tantangan dan memicu adrenalin serta memiliki peminat yang cukup besar. Dibutuhkan keberanian, disiplin, kontrol emosi dan konsentrasi yang tinggi untuk melakoninya.

Pria yang kerap disapa Paman Birin ini berharap dengan melalui pembinaan di bidang olahraga otomotif ini dapat melahirkan bibit-bibit kroser terbaik banua, yang tidak tampil atau berkompetisi sesaat atau hanya mencari kemenangan semata, tetapi melahirkan kroser yang berkarakter, bermental baja, berjiwa sportif serta memiliki daya juang dan semangat juang yang tinggi.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah H. Abdul Latif mengatakan, kejuaraan ini merupakan langkah strategis dalam proses pembangunan sumber daya manusia khususnya dalam bidang olahraga.

"Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pecinta hobi balap motor untuk menyalurkan kegemarannya secara positif, bukan menyalurkan kegemaran dengan cara kebut-kebutan di jalan raya," ucapnya.

Ketua Panitia Alamsyah melaporkan kejuaraan ini dilaksanakan selama dua hari mulai dari tanggal 24 hingga 25 Desember 2016 yang diikuti sebanyak 117 kroser dari Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan serta Jawa Barat.

Kelas yang dipelombakan diantaranya bebek modifikasi 4T senior 110cc, Standart Lokal HST, Bebek Modifikasi 4T Junior 125cc, Mini Trail, Bebek Standart Pemula, Bebek Modifikasi 4T senior 125cc, SE 65Cc, FFA Non SE, Bebek Modifikasi 4T Junior 110cc, adventure, Bebek Modifikasi 2T Open.syh/kh

(Sumber : Newsroom Biro Humas Setdaprov Kalsel edisi Selasa, 27 Desember 2016)

Gubernur Ajak Warga HSS Teladani Rasulullah

Kandangan - Lantunan Shalawat Badar yang disuarakan oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor pada saat memulai sambutannya dengan diiringi langsung oleh ribuan undangan yang hadir seakan menambah hikmat dan meriahnya puncak peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Senin (5/12), di Lapangan Lambung Mangkurat.

Pada hari istimewa bagi warga HSS terebut, Gubernur mengatakan dengan Shalawat yang terus dilakukan oleh masyarakat dirinya berharap agar Kabupaten HSS menjadi Kabupaten yang semakin sejahtera, selain itu dirinya juga mengatakan untuk mencontoh tingkah dan perilaku Rasulullah dalam pergaulan sehari-hari," Sesungguhnya dari diri Rasulullah adalah sauri tauladan yang baik," katanya.

Selain itu Pria yang akrab disapa Paman Birin ini juga menyebut Kandangan sebagai kota pejuang. Karena menurutnya di Kandangan sendiri banyak terdapat pejuang pada saat mempertahankan kemedekaan Indonesia dulu, "Kandangan adalah kota pejuang karena disini banyak pejuang diantaranya terdapatnya tentara divisi ALRI," jelasnya. Untuk itu ditambahkannya, sudah sepantasnyalah sebagai warga yang baik untuk selalu menghormati para pejuang.

Tidak lupa pula Gubernur mengucapkan selamat dan mengapresiasi apa yang telah dicapai Kabupaten HSS di usia nya yang ke 66 tahun, baik dalam keberhasilan pembangunan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Selain itu juga dirinya mengharapkan Loksado sebagai destinasi wisata primadona yang telah menasional dapat terus dikembangkan.

Bupati HSS H Achmad Fikry dalam sambutannya mengatakan dibawah kepemimpinannya, Pemkab HSS telah berhasil melaksanakan program pembangunan dengan baik, yang dibuktikan dengan berbai penghargaan yang didapatkan selama 2016. Antara lain, penghargaan dari pemerintah diantaranya Penghargaan top 35 inovasi pelayanan publik si midun ke faskes sebagai salah satu program untuk mendekatkan pelayanan bidang kesehatan kepada masyarakat. Selain itu juga memperoleh Predikat SAKIP Nilai B sebagai pelaksanaan program penyelenggaraan Pemerintahan yang transparan, akuntabel dan melayani.

Begitupun dalam hal pengelolaan keuangan juga memperoleh Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Selama 3 tahun berturut-turut tahun 2013, 2014, dan 2015 sebagai wujud keberhasilan dalam membina pengelolaan keuangan APBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Peringatan Puncak Harijadi juga ditandai dengan pemotongan nasi astakona oleh Bupati HSS diserahkan kepada Gubernur Kalsel, Ketua TP PKK HSS Hj Isnaniah A. Fikry kepada Ketua TP PKK Kalimantan Selatan Hj. Raudatul Jannah. Serta penandatanganan prasasti Jembatan andi kajang di kecamatan daha selatan senilai Rp 43,5 M oleh Gubernur Kalsel. (dnr/kh)

(Sumber : Newsroom Biro Humas Setdaprov Kalsel edisi Selasa, 06 Desember 2016)

Gubernur Ajak Bupati Tala Duet Baca Puisi

Pelaihari - Bagi Bupati Tanah laut H Bambang Alamsyah membaca sambutan merupakan hal biasa yang dilakukannya. Tetapi untuk membaca puisi didepan kahalayak umum baginya merupakan hal yang baru dan baru pertama kali dilakukannya, hal tersebut diakuinya ketika diajak Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor untuk berduet membaca puisi pada saat pembukaan Aruh Sastra XIII,Jumat (2/12) malam, di Balairung Tuntung Pandang.

Berbeda dengan H Bambang Alamsyah, bagi Gubernur Kalsel H Sahbirin noor, puisi dan sastra bukanlah hal baru karena semenjak muda Pria yang akrab disapa Paman Birin ini aktif dalam kegiatan sastra khususnya baca puisi. Karena itulah dirinya mengapresiasi dengan digelarnya Aruh Sastra yang ke 13 kali ini untuk memajukan dunia sastra di Kalsel, "saya berharap dunia sastra banua kita makin berkembang dan lebih dikenal seantero Indonesia," katanya.

Dikatakannya, sastra memiliki pengaruh besar dalam kehidupan dan perilaku masyarakat, "Kita ingin masyarakat kalsel pada saat nya menjadi masyarakat yang modern dan beradab, tidak ada suatu negeri yang beradab tanpa pengaruh sastra ," katanya. Lbih lanjut Gubernur juga berharap agar kegiatan ini tetap terus dilaksanakan tiap tahunnya dan menghasilkan karya-karya sastra yang berkualitas.

Dilain pihak Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah selaku tuan rumah pagelaran ini berharap keberadaan sastra tidak hanya disukai para peminat sastra tetapi juga menarik minat generasi muda. Karena dirinya yakin generasi muda ingin tahu lebih banyak tentang sastra untuk itu sastrawan dapat lebih mengenalkan sastra di kalangan generasi muda. (dnr)

(Sumber : Newsroom Biro Humas Setdaprov Kalsel edisi Senin, 05 Desember 2016)

Aksi Gubernur Kalsel dan Bupati Menari Memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tapin

daerahRANTAU - Peringatan Hari Jadi ke-51 Kabupaten Tapin, Kamis (1/12/2016), benar-benar meriah.

Kemeriahan itu bermula ketika Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, yang hadir di acara itu tiba-tiba maju dari depan panggung tamu tempat dia duduk.

Tanpa sungkan, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini langsung menari mengikuti irama yang dibawakan salah satu grup kesenian tradisional.

Aksi Paman Birin itu pun langsung diikuti pejabat lainnya, antara lain Bupati Tapin HM Arifin Arpan, Wakil Bupati Sufian Noor, para kepala dinas.

Menariknya, para istri pejabat itu pun turut berbaur menari.

Warga yang menyaksikan peringatan Hari Jadi Tapin tak menyia-nyiakan kesempatan hiburan gratis dari para pejabat ini.

Sontak warga maju mendekati panggung dan menyaksikan para pejabat menari.

Usai menari, Bupati Tapin HM Arifin Arpan, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan rombongan mendatangi festival kuliner rakyat. (*)Eti

Sumber: Tribunnews edisi Kamis, 1 Desember 2015

Gubernur Gelorakan Semangat Menanam Pohon

  • "Mari kita terus menanam, apa yang kita tanam akan bermanfaat bagi kita dan anak cucu kita di masa akan datang,"

MARTAPURA, KP - Ratusan masyarakat dari berbagai komponen terdiri dari unsur TNI/Polri, PNS Instansi vertikal dan daerah, berbaur bersama Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, menanam pohon bersama di acara peringatan Hari Menanam Pohon Nasional, di Desa Kiram Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, Rabu (22/11) pagi.

Gubernur Kalsel yang dikenakan merakyat ini, dalam sambutannya dengan penuh semangat mengajak masyarakat untuk mempelopori aksi penyelamatan lingkungan melalui menanam.

"Revolusi hijau dalah gerakan menanam, menanam dan menanan untuk menjadikan Kalsel hijau, sekaligus memulihkan kerusakan lingkungan," ungkap Gubernur, sembari menyebut gerakan revolusi hijau juga sebuah gerakan untuk mensukseskan gerakan nasional penanaman satu milyar pohon  yang digalakan pemerintah.

"Mari kita menanam, apa yang kita tanam akan bermanfaat bagi anak cucu kita di  masa akan datang," serunya. Gubernur mengungkapkan, apresiasinya kepada jajaran Dinas Kehutanan tingkat Pusat maupun Daerah, TNI dan Polri serta masyarakat, yang selama ini berperan aktif mendukung program kebijakan lingkungan.

"Ini merupakan bukti nyata kepedulian masyarakat kita akan pentngnya pelestarian lingkungan," tegasnya.

Menanam pohon, ujarnya, merupakan bagian dari budaya masyarakat yang harus dilestarikan dan gelorakan sejak dini. Dalam kesempatan yang sama, gubernur juga membacakan sambutan Menteri LH dan Kehutanan yang mengingatkan, daerah untuk tetap bersinergi di dalam kebijakan pengelolaan lingkungan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kaimantan Selatan, Hanif Faisal Nurofik mengatakan, tujuan kegiatan ini selain memanfaatkan potensi lahan yang tidak produktif, juga sebagai media untuk mensosialisasikan pentingnya menjaga dan mengelola lingkungan seperti aksi nyata dalam menanam pohon.

Pasalnya, kerusakan lingkungan di Kalsel dapat dilihat dari cakupan lahan kritis yang cukup luas di wilayah ini. Luas lahan kritis di Kalsel tercatat mencapai 761.000 hektare.

Dalam kegiatan yang dihadiri para bupati dan walikota se Kalsel tersebut, pejabat kehutanan tingkat provinsi dan daerah, gubernur berkenan menanam pohon ulin di lokasi kegiatan diikuti Bupati Banjar H Khalilurrahman dan lainnya. (ban/K-2/Eti)

Sumber: Kalimantan Post edisi Kamis, 24 Nopember 2016

Pengerjaan Awal Jalan Banjar - Tanah Bumbu Dimulai.

gubernurBanjar – Pembangunan infrasrtuktur jalan guna memenuhi harapan masyarakat akan terhubungnya jalan antara Kabupaten Banjar – Kabupaten Tanah Bumbu akan segera terwujud. Hal ini terlihat dengan dibukanya jalan penghubung antara Desa Awang Bangkal Timur menuju Desa Bunglai Kecamatan Karang Intan sepanjang 7 kilometer sebagai langkah awal pembangunan jalan yang direncakan sebagai jalan tanpa hambatan tersebut.

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor pada saat sambutan dalam upacara Karya Bakti TNI Korem 101/Antasari, yang menandai dimulainya pelaksanaan kegiatan tersebut, Sabtu (19/11) di Lapangan Desa Awang Bangkal Timur, mengatakan pembangunan ini melibatkan pihak TNI untuk membuka jalan dengan kegiatan karya Bhakti TNI.

“Dengan kegiatan karya bakti, memberikan manfaat yang nyata dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur di daerah, dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan hidup masyarakat,” katanya.

Selain itu ditambahkannya dengan adanya pembangunan jalan ini, masyarakat dapat mendukung dan turut membantu gotong royong bersama TNI dalam pengerjaannya, “saya harapkan dapat bersatu padu dan saling bahu membahu bersama prajurit tni, sehingga tujuan kegiatan karya bhakti ini dapat dicapai secara optimal dan dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat,” katanya. (dnr)Eti

Sumber : Newsroom Biro Humas Setda Prov. Kalsel edisi Senin, 21 Nopember 2016

Gubernur Kalsel Tegaskan Perbaikan Jembatan Samihim Masuk Skala Prioritas

perbaikan-jembatan 20161112 140703KOTABARU - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor menegaskan perbaikan jembatan Samihim, Desa Batuah, Kecamatan Pamukan Barat Kotabaru masuk dalam skala prioritas.

Hal itu diungkapkan gubernur saat memberikan keterangan kepada pers, usai menghadiri acara wisuda VIII Diploma III mahasiswa Poli Teknik (Poltek) Kotabaru di Gedung Paris Barantai Kotabaru, Selasa (15/11/2016).

Menurut gubernur yang akrab dipanggil Paman Birin itu berjanji, menjadikan skala prioritas perbaikan jembatan di jalan trans provinsi yang menjadi akses penghubung Kalsel- kaltim tersebut, sebelumnya ia sudah mengutus beberapa orang dari Dinas PU Provinsi ke sana.

"Tapi beberapa waktu lalu juga sudah dilakukan perbaikan oleh pihak ketiga. Kalau tidak salah. Ya kan?" ujar gubernur sebari menanyakan kepada Bupati Kotabaru Sayed Jafar yang mendampinginya.

Kendati sudah dilakukan pembuatan jalan darurat, Sahbirin yang berjanji tetap melakukan perbaikan kontruksi jembatan karena diketahui kontruksi jembatan pada bagian abbotment sudah miring.

Agar jembatan tidak ambruk dan kontruksi jembatan bertambah miring, untuk sementara kontruksi terpaksa diganjal dengan pasir yang dimasukan ke dalam karung. Bahkan jumlahnya mencapai ratusan.

"Pasti diperbaiki. Sudah diutus dari dinas PU Provinsi ke sana. Tapi belum menerima laporan," katanya. (*) Eti

Sumber: Tribunnews edisi Selasa, 15 Nopember 2016

TP PKK Provinsi Kalsel Kunker di Pulau Sebuku

Menampilkan 2016-11-04-PHOTO-00000010.jpgKotabaru - Berlayar menggunakan kapal speed boat sekitar satu jam dari pelabuhan di Kotabaru, rombongan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Pulau Sebuku, pulau terluar sisi tenggara Kalsel. Setelah sampai di pelabuhan Nusantara, rombongan yang di ketuai langsung oleh Hj Raudatul Jannah Sahbirin ini harus menaiki mobil sekitar 20 menit lagi untuk menuju Kantor Kecamatan Sebuku, Rabu (2/11).

Setibanya, Rombongan disambut langsung oleh Camat Pulau Sabuku beserta unsur Muspika dan masyarakat sekitar.

Sementara itu Hj Raudatul Jannah yang merupakan isteri Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan kunjungannya kali ini merupakan lanjutan dari kunjungan sebelumnya di pulau sebuku, yaitu sebagai evaluasi dan pembinaan terkait tertib administrasi PKK,"Kedua kali turun ke pulau sebuku, dan alhamdulillah terlihat adanya perubahan, Tujuannya yaitu kelanjutan dari kegiatan yang pertama yaitu yg pertama pembinaan, sekarang ini adalah evaluasi terhadap program," jelasnya.

Turut mendampingi pula pada kegiatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru tidak hanya itu kunjungan ini juga dilanjutkan ke 2 desa di Pulau tersebut yaitu desa ujung dan desa sekapung dan kunjungan diakhiri dengan mengunjungi Pulau Samber Gelap, yang merupakan salah satu objek wisata andalan Kalsel, dimana rombongan menyempatkan diri untuk melihat langsung penangkaran penyu dan menikmati keindahan pulau kecil dengan pasir putih ditengah lautan tersebut. (dnr/kh)

(Sumber : Newsroom Biro Humas setdaprov Kalsel edisi Kamis, 03 Nopember 2016)

Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Turun Langsung Tinjau Penerima Bedah Rumah

Kotabaru - Terletak di bawah tebing, menujunya pun melalui jalan setapak. Beralaskan dan berdindingkan papan seadanya serta dinaungi atap seng bekas bercampur daun rumbia, didalamnya hanya terdapat satu ruangan yang berukuran 3x3 meter dimana di tempat itulah Hasan bersama isteri dan ketiga orang anaknya melakukan segala kegiatan rumah tangga berlangsung mulai dari tempat menerima tamu, tempat makan hingga tempat untuk tidur. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan dan petani ini sudah sekitar 15 tahun menempati rumahnya tersebut.

Rasa kaget dan tidak percaya tarpancar dari wajah Hasan ketika Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah yang merupakan isteri dari Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor datang berkunjung kerumahnya untuk melihat langsung kondisi rumah dan keluarganya, Selasa (1/11), di desa Baharu Kecamatan Pulau Laut Utara. Dimana rumahnya tersebut nantinya akan dibedah dan diperbaiki oleh  Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel agar lebih layak untuk ditinggali Hasan dan Keluarganya. Kedatangan wanita yang akrab dipanggil Acil Odah ini di dampingi juga oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar dan langsung menyempatkan diri untuk masuk kedalam rumah tersebut, untuk melakukan dialog dengan Hasan dan isterinya.

Ketika ditemui, Hj Raudatul Jannah Sahbirin menjelaskan kegiatan bedah rumah merupakan pelaksanaan program TP PKK Provinsi Kalsel yaitu tentang laksana rumah tangga. Selain itu kunjungannya ini juga untuk melihat langsung realita kondisi masyarakat khususnya yang ada di Kotabaru ini. Adapun untuk keluarga Hasan dijelaskannya, pihaknya akan membantu memperbaiki tempat tinggalnya yaitu bukan hanya rumahnya saja tetapi juga perkarangannya sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomiannya, "paling tidak mengurangi pengeluaran dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga, karena sasaran pembangunan arahnya kita sekarang pendekatan langsung kepada keluarga karena keluarga adalah unit terkecil masyarakat," katanya.

Dijelaskannya, untuk program bedah rumah ini juga didukung oleh pihak ketiga dengan kriteria penerima bantuan selain tidak mampu dan pada usia produktif juga ada balita maupun ibu hamil terlebih juga merupakan kader PKK, "Kita ingin perbaikan kualitas itu bukan hanya untuk sekarang saja tapi untuk menyiapkan generasi akan datang dengan SDM yang lebih berkualitas," katanya. Ditambahkannya lagi untuk permulaan program ini di akan dilakukan diseluruh Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan dengan masing-masing 1 buah rumah di tiap Kabupaten/Kota nya. (dnr/kh)

(Sumber : Newsroom Biro Humas Setdaprov Kalsel edisi Rabu, 02 Nopember 2016)

Wagub Bersama Ratusan Anak Kampanyekan Budaya Hidup Sehat

Amuntai, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Rudy Resnawan bersama ratusan anak Sekolah Dasar di Kabupaten HSU mengkampanyekan budaya hidup sehat, Sabtu (15/10) di SDN 4 Sungai Malang, Amuntai, Kabupaten HSU.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari cuci tangan pakai sabun sedunia (CPTS) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2016, yang diperingati setiap tanggal 15 Oktober sebagaimana yang telah dicanangkan oleh PBB. Kegiatan ini juga dirangkai dengan kegiatan gosok gigi bersama dan gerakan gemar makan ikan bagi anak-anak.

Wagub menuturkan, tujuan dilaksanakannya kampanye ini adalah untuk membudayakan perilaku hidup sehat. Diantaranya membiasakan cuci tangan pakai sabun, menggosok gigi, dan gemar untuk memakan ikan.

Dalam kampanye ini, anak-anak diajarkan untuk membiasakan mencuci tangan dengan baik dan benar, menggosok gigi dengan baik dan benar minal dua kali sehari, yaitu setelah makan dan sebelum tidur, serta memberikan pengetahuan kepada anak-anak tentang manfaat dan kandungan gizi yang terkandung dalam ikan, yang sangat baik untuk pertumbuhan dan meningkatkan kecerdasan.

Berperilaku hidup sehat, berarti mencegah berbagai penyakit sejak dini. Karena banyak penyakit yang muncul dari kebiasaan hidup tidak sehat, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan, malas menggosok gigi, dan tidak mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

Melalui peringatan ini, Wagub terus mengupayakan untuk meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat di Kalsel, terlebih bagi anak-anak melalui kegiatan-kegiatan kampanye seperti ini. Wagub juga mengatakan, konsumsi ikan di Kalimantan Selatan berada di atas rata-rata nasional, yaitu 47,61 Kg/kapita, namun masih jauh jauh jika dibandingkan dengan Malaysia yang mencapai 70 Kg/kapita dan Jepang mencapai 140 Kg/kapita per tahun.

“Ini harus terus kita tingkatkan, terlebih Kalsel memiliki potensi yang besar sebagai daerah penghasil ikan. Kita punya laut, sungai, rawa, maupun lahan pertanian yang memiliki potensi untuk mengahasilkan ikan atau mendapatkan ikan dengan mudah” kata Wagub.

Selain itu, dengan meningkatnya konsumsi ikan di kalangan masyarakat, secara tidak langsung akan meningkatkan permintaan ikan dan dapat berdampak postif terhadap nelayan maupun penambak ikan.

“dengan meningkatnya konsumsi ikan di kalangan masyarakat, secara otomatis akan meningkatkan permintaan masyarakat terhadap ikan, dan ini dapat menjadi berkah bagi nelayan maupun penambak ikan” tambah Wagub.

Setelah kegiatan kampanye ini berlangsung, Wagub mengunjungi SMKN 1 Amuntai yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kegiatan. Sekolah ini tidak lain adalah tempat Wagub menuntut ilmu semasa SMA/sederajat. rj/kh

(Sumber : Newsroom Biro Humas Setdaprov kalsel edisi Senin, 17 Oktober 2016)

Laju Pertumbuhan Penduduk Kalsel Capai 1,98 Persen

gubTANJUNG - Ini Kata Gubernur Setelah Tahu Laju Pertumbuhan Penduduk Kalsel Capai 1,98 Persen. Program kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) di Kalsel, sangat diperlukan untuk menekan laju pertumbuhan yang ada.

Menurut Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, saat ini laju pertumbuhan penduduk di Kalsel sudah mencapai 1,98 persen.

"Sedangkan rata-rata nasional hanya 1,49 persen," katanya saat memberikan sambutan pada puncak Harganas XXIII dan Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Kalsel di Tabalong, Selasa (27/9), di Pendopo Bersinar, Tanjung, Tabalong.

Untuk peserta KB baru dari pasangan usia subur mencapai 69,9 persen dan angka kematian bayi dan ibu juga masih tinggi.

Hal ini akibat banyak pasangan menikah pada usia di bawah 20 tahun yaitu mencapai 63 persen.

"Ini pekerjaan besar bagi kita semua karena berhadapan dengan budaya dan tradisi, tapi kita yakin itu bisa dilakukan selama mau bergotong royong dan bahu membahu," katanya.

Gubernur juga berpesan peringatan Harganas ini bisa dijadikan momentum meningkatkan kesadaran akan arti pentingnya keluarga dan kebersamaan untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera.

"Keluarga basis utama dalam meningkatkan mutu kehidupan," tegasnya. (*) Eti

Sumber: Tribunnews edisi Rabu 28 September 2016