Pemprov Lirik Tenaga Alihdaya

BANJARMASIN - Minimnya kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang disetujui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara, Pemprov Kalsel melirik tenaga alihdaya atau outsourching. Dari 500 orang yang diusulkan hanya 190 yang disetujui pusat.

“Kalau memang mendesak, terpaksa kita menggunakan tenaga alihdaya sistem kontrak,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel M Arsyadi, Senin (9/9).

Apalagi, sebut dia, tidak lagi diperbolehkan mengangkat tenaga honorer. Sementara tuntutan kebutuhan akan pegawai cukup besar dimana yang pensiun di pemprov setiap tahun tidak kurang dari 500 orang.

“Jumlah formasi rekruitmen CPNS tahun ini belum sebanding dengan kebutuhan kita. Terpaksa diupayakan meningkatkan kemampuan personel pegawai yang ada,” jelasnya.

Kecilnya formasi CPNS yang disetujui Kemen-PAN tidak hanya Kalsel, tapi juga untuk kabupaten/kota di daerah ini. Pemprov mengusulkan ke Badan Kepegawaian Nasional rekruitmen CPNS minimal 500 orang, namun formasi yang diberikan hanya 190 orang.

M Thamrin, Kepala BKD Kalsel mengaku sudah menerima petunjuk teknis penerimaan CPNS dari Kemen-PAN. “Kita akan mengumumkan di kantor BKD pada Selasa (10/8), dan keesokan harinya diumumkan melalui media massa,” katanya.

Dia mempersilakan calon pelamar CPNS di lingkungan Pemprov Kalsel mengirimkan lamaran melalui pos. “Kami sudah MoU dengan Kantor Pos Indonesia yang akan menjamin kelancarannya,” ucapnya di sela menghadiri peresmian Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman, kemarin.

Penerimaan CPNS di 10 kabupaten dan dua kota yang ada di Kalsel, minus Hulu Sungai Selatan yang tidak dapat formasi. Tes tertulis seleksi CPNS menggunakan LJK serentak pada 3 Nopember 2013 mendatang. Banjarmasin dan Banjarbaru tes CPNS menggunakan sistem Computer Asisted Test (CAT).

Ada dua jenis rekrutmen CPNS tahun 2013. pertama rekruitmen honorer katagori II yang mana berdasar data di Kalsel berjumlah 4.934 honorer, termasuk pemprov sebanyak 65 orang. Jenis kedua, pelamar umum dimana Kalsel mendapat jatah 1.094 orang minus HSS. Jatah pemprov hanya 191 orang dengan komposisi 20 persen tenaga edukasi, 20 persen tenaga teknis dan 60 persen medis.

Guru Mendominasi
Dari 1.094 formasi yang disediakan di Kalsel hampir 70 persen diperuntukkan untuk tenaga edukasi. Setelah itu formasi tenaga medis disusul tenaga teknis.

Kabupaten Hulu Sungai Utara, dari 50 formasi yang disediakan, seluruhnya untuk tenaga guru. Sebanyak 38 formasi untuk guru kelas, 6 formasi untuk guru teknologi informasi dan komunikasi, 3 guru otomotif, dan 2 guru farmasi, serta 1 guru administrasi perkantoran.

Padahal, seperti diakui Abdullah, Sekretaris BKD HSU, saat ini jumlah tenaga guru di daerahnya sudah berlebih, khususnya guru SD. “Faktanya, formasi yang disetujui pusat seperti itu,” katanya.

Sejauh ini, sebut dia, BKD belum bisa merinci spesifikasi pendidikan apa saja yang diperlukan untuk mengisi formasi-formasi tersebut. Demikian juga kapan dimulainya pendaftaran dan syarat-syarat bagi calon pendaftar. “Kami menunggu dari BKN,” cetusnya.

Hery Prihanto, Kadisdik HSU menilai tepat keputusan BKN memberikan jatah 50 formasi CPNS untuk tenaga guru. Walaupun saat ini jumlahnya berlebih, belum tentu di tahun berikutnya. “Malah kita bisa kekurangan,” katanya.

Saat ini di HSU terdapat 3.050 guru PNS dengan rincian 288 guru TK, 1.996 guru SD, 519 guru SMP, 138 guru SMA, dan 109 guru SMK.

Kata Hery, tahun ini sebanyak 75-100 guru akan pensiun. “Jumlah guru pensiun akan lebih banyak lagi pada tahun 2014 hingga 2016,” pungkasnya.

Tidak jauh berbeda, rekruitmen CPNS di Kabupaten Hulu Sungai Tengah tahun ini sepenuhnya untuk guru. Sesuai yang disetujui BKN dan KemenPAN, formasi tersedia untuk PGSD dan guru produktif yaitu guru SMK.

“Yang jelas 100 persen untuk guru di luar tenaga honor,” kata Taufik Rahman, Kabid Pemberhentian dan Kedudukan Hukum BKD HST.

BKD HST akan secepatnya mengumumkan secara resmi rincian guru apa saja yang dibutuhkan dari 40 formasi yang disetujui. Sebelumnya, HST mengusulkan 64 kuota CPNS untuk mengisi kebutuhan serta menutupi kekosongan 168 PNS yang pensiun. Formasi yang diusulkan terdiri 20 persen tenaga kesehatan, 25 persen tenaga guru, dan sisanya 55 persen tenaga teknis. Namun, yang disetujui hanya untuk guru.

Jumlah PNS di HST yang pensiun 45 persen tenaga guru, 20 persen tenaga kesehatan dan 35 persen tenaga teknis. Berdasar data terakhir hingga 2013, jumlah PNS di Pemkab HST sebanyak 5.379 orang, dengan pegawai pensiun 168 orang.

Pendaftaran CPNS di Kota Banjarbaru sudah bisa dilakukan mulai Selasa (10/9). Bagi yang berminat bisa datang langsung ke BKD Kota Banjarbaru. Pendaftaran jalur umum dibuka selama 15 hari semenjak pendaftaran dibuka. Formasi yang disediakan terbatas untuk lulusan pendidikan guru sebanyak 50 formasi.

“Rencananya, esok (hari ini) pendaftaran CPNS sudah dibuka,” kata Kepala BKD Banjarbaru Firdaus Hazairin.

Dikatakan, formasi yang tersedia adalah pendidik meliputi 26 guru kelas, dua di antaranya guru Pendidikan Luar Biasa (PLB). Dua formasi guru PLB diproyeksikan untuk mengisi sekolah luar biasa (SLB) atau program Inklusi.

Selain 26 formasi guru kelas, selebihnya 24 formasi untuk guru berkompetensi keahlian. yang diproyeksikan ke SMK baik yang sudah berjalan maupun SMKN 4 yang sedang dalam pelaksanaan pembangunan.

Sementara Kabupaten Balangan yang mendapatk kuota 42 formasi, 55 persen atau 23 formasi diperuntukkan tenaga guru. (ETI)

(Sumber: Banjarmasin Post edisi, 10 September 2013)

Share