Produk Makanan sebagai Andalan di Kalimantan Selatan

Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga Dra. Hj. Andi Murni, M.M, selaku pimpinan rapat Koordinasi Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan menegaskan bahwa segala kegiatan SKPD sebaiknya diarahkan untuk menyongsong Hari Pangan Sedunia yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2018. Momen ini harus dimanfaatkan untuk promosi produk pangan Kalimantan Selatan. Sebagai salah satu provinsi yang menjadi lumbung pangan nasional, Kalimantan Selatan wajib memiliki produk olahan pangan yang mampu menjadi ciri khas di Kalimantan Selatan. Menurut beliau, pelaku usaha pangan harus mampu menciptakan makanan lokal bercita rasa international agar dapat dipasarkan ke seleuruh Indonesia bahkan dunia.
Ibu Yenni dari Hipnikindo juga menembahkan perlunya persiapan dalam menyajikan makanan sehat dan enak, sehingga kegiatan pelatihan olahan makanan baik dalam hal bahan baku, promosi dan kemasan harus dilakukan pada awal bulan tahun 2018
Dengan Penganggaran yang reponsif Gender, pelatihan-pelatihan ini diperuntukan bagi perempuan-perempuan desa yang akan berkecimpung pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar dapat membuat olahan pangan yang berniali jual tinggi memanfaatkan potensi mautan lokal daerahnya masing-masing.
Peran UKM sebagai penggerak roda pembangunan diharapkan akan mampu menopang perekonomian, mendukung penyerapan tenaga kerja khususnya perempuan, meningkatkan potensi budaya dan pariwisata Kalimantan Selatan sekaligus menjaga kelestarian citra budaya daerah.
Adapun kendala yang selam ini dihadapi oleh para pelaku usaha adalah rendahnya promosi, pemasaran dan masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenal produk olahan Kalimantan Selatan.
Kendala-kendala ini sebaiknya dapat menjadi prioritas dalam program dan kegiatan SKPD untuk meningkatkan produk olahan yang sehat dan enak. Dinas Perdagangan mendukung dalam pengemasan dan pelatihan masyarakat sebagai pelaku usaha. Disamping kedua instansi pemerintah tersebut, seluruh instansi lain yang terlibat dalam rapat koordinasi ini juga berkomitmen untuk memajukan kualitas perempuan Kalimantan Selatan agar mampu mengungkit tidak hanya perekonomian keluarga, desa dan kabupatennya melainkan perekonomian Kalimantan Selatan pada umumnya. Instansi pemerintah memiliki peran penting dalam menetapkan wilayah yang akan dilakukan pembinaan agar kegiatan ini menjadi lebih komprehensif.
Integrasi antar instasni pemerintah, swasta dan masyarakat penting untuk dilakukan agar terwujud Kalimantan Selatan sebagai salah satu penopang pangan Indonesia.

Share