Kalsel Bangun Jalan Tol Rp10, 24 T

Banjarmasin- Komitmen terukur Gubernur  H Sahbirin Noor bersama Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H Rudy Resnawan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui  pembangunan infrastruktur strategis daerah  terus dibuktikan. Salah satu cita-cita besar yang akan diwujudkan adalah pembangunan jalan bebas hambatan menghubungkan Kota Batulicin, Banjarbaru dan Banjarmasin sepanjang 175 Km dengan estimasi anggaran sebesar Rp 10,24 triliun. Jika  selama ini jarak dari Banjarmasin – Batulicin Tanah Bumbu sepanjang 250 Km dengan waktu tempuh 5 sampai 6 jam, maka bila jalan bebas hambatan tersebut berhasil direalisasikan, maka hanya menelan waktu 2 sampai 3 jam.
Rencana Kalimantan Selatan membangun jalan tol tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan, saat memaparkan  rencana pembangunan infrastruktur strategis daerah,  di depan anggota Komisi V DPR RI,  di Gedung Abdi Persada Banjarmasin,  Senin (27/2) malam. Menurut Rudy Resnawan, untuk pembangunan jalan tol tersebut masih dalam perencanaan cermat,  termasuk persiapan-persiapan penting yang saat ini masih dikaji Dinas Pekerjaan Umum melalui Bidang Bina Marga. “Jika semuanya sudah selesai dan lengkap dengan detail engineering design pembangunan, maka akan kami presentasikan lagi ke pemerintah pusat dalam rangka usulan  pembangunan melalui APBN,” paparnya. Sementara itu Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Ir Nurul  Fajar Desira CES, saat memaparkan presentasi teknis,  menjelaskan,  pembangunan jalan tol tersebut diyakini akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah karena  menghubungkan jalur-jalur  vital perekonomian daerah.         
Pria yang juga menjabat Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalsel ini mengatakan, estimasi biaya untuk pembangunan jalan bebas hambatan diperkirakan sebesar Rp10,24 triliun, meliputi kegiatan,  detail engineering design (DED)  pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi. Rencana pembangunan diawali Studi DED tahun 2017,  pembebasan lahan 2018 , tahun 2020 pembangunan konstruksi dan Tahun 2022 diharapkan jembatan sudah bisa beroperasi.
“Rencananya jalan bebas hambatan yang akan kita bangun sepanjang 175 Km dengan  lebar badan jalan 60 meter kecepatan jarak tempuh 80-100 Km per jam,” papar Fajar menyakinkan. Terkait anggaran untuk pembangunan jalan bebas hambatan, Fajar mengharapkan adanya dukungan dari pemerintah pusat atau melalui pola investasi. *

Share