Gubernur Kalsel Berhasil Yakinkan Pusat

Masyarakat Kalimantan Selatan patut berbangga memiliki sosok kepala daerah yang memiliki komitmen teguh memperjuangkan pembangunan asset vital daerah, seperti pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, di Banjarbaru.

Dalam setiap kesempatan di forum-forum resmi dengan pemerintah pusat, Gubernur, H. Sahbirin Noor selalu memberikan argument riil tentang segera direalisasikannya pengembangan Bandara Syamsudin Noor untuk kepentingan ekonomi mikro secara regional dan pertumbuhan ekonomi makro secara nasional.

Seperti baru-baru tadi melalui Forum Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi (APPSI) di Kota Solo, Jawa Tengah, Gubernur menyampaikan kondisi pengembangan Bandara Syamsudin Noor kepada Presiden Joko Widodo. Dan berharap Kementerian Perhubungan untuk lebih memprioritaskan sarana vital transportasi udara tersebut.

Keuletan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Menteri Perhubungan RI,  Budi Karya Sumadi merespon cepat dengan melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Minggu (5/2)  hanya untuk mengetahui kondisi terkini pengembangan proyek Bandara Syamsudin Noor.  

“Saya ingin pastikan kepada masyarakat Kalsel bahwa pengembangan Bandara yang menjadi koneksivitas antar bandara di Indonesia, termasuk Syamsudin Noor merupakan sebuah amanah yang  menjadi prioritas kementerian perhubungan,” terang Menhub.

Berkaitan dengan hal tersebut Menteri Perhubungan mengingatkan PT AngkasaPura 1 Syamsudin Noor untuk bekerja keras menyelesaikan pembangunan bandara secara tepat waktu sesuai rencana.

Menteri Budi Karya berharap sesuai dengan rencana, paling tidak mulai Maret 2017 peningkatan pembangunan BandaraSyamsudin Noor harus sudah dimulai.  Dan pada 2019 pengembangan bandara sudah selesai dan bisa dinikmati masyarakat.

Terpenting lagi adalah semua aspek pembangunan infrastrukur desain bangunan harus mengandung unsure kearifan local sebagai cirri khas masyarakat Banjar yang memiliki keelokan budaya tinggi.     

Dalam keterangan pers didampingi Sekdaprov Kalsel, H. Abdul Haris Makkie, Asisten Pemerintahan Setda Prov. Kalsel Siswansyah, Direktur PT Angkasa Pura I Syamsudin Noor Handy Heryudhitiawan dan Manager Proyek Pembangunan Bandara Syamsudin Noor, Menhub berjanji akan terus memantau perkembangan pengembangan Bandara Syamsudin Noor.

Sementara itu Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor dalam setiap wawancara dengan wartawan mengatakan, beberapa pertimbangan strategis pentingnya realisasi pembangunan Bandara Syamsudin Noor. Salah satunya adalah tingkat arus penumpang dan barang yang semakin padat di samping berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Gubernur, bandara adalah sebagai salah satu urat nadi perekonomian masyakarat secara lokal, regional dan nasional.

“Saya berharap seluruh stakeholder terkait bekerja keras mewujudkan pembangunan Bandara Syamsudin Noor. Ini mengingat bandara merupakan salah satu aset vital yang mampu menggerakan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan, setiap kali melakukan kunjungan kerja ke Jakarta dirinya selalu menyampaikan permasalahan ini kepada pemerintah pusat. Gubernur ingin Bandara Syamsudin Noor menjadi bandara yang megah mengingat arus penumpang di bandara ini sangat padat.

Bandara merupakan pintu gerbang suatu daerah. Jadi apabila orang baru pertama kali datang ke Kalsel akan melihat seberapa bagus bandaranya. Indikator keberhasilan suatu daerah terlihat dari pembangunan infrastruktur dan salah satunya adalah kualitas pembangunan bandara.*Eti

Sumber: Biro Humas dan Protokol Prov. Kalsel edisi Senin, 6 Februari 2017

Share