Pemprov Bantu Korban Banjir

BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial Provinsi setempat memberikan bantuan untuk korban bencana alam banjir di Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tanah Laut (Tala).

"Kita telah menyalurkan bantuan untuk tanggap darurat bagi korban banjir di Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tanah Laut," kata Kabid Bantuan Sosial, Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Drs. Suryadi, di Banjarmasin, kemarin.

Didampingi Kasi Kesiap siagaan dan Bantuan Sosial Bencana Alam, Achmadi,S.Sos, Suryadi menjelaskan bantuan tanggap darurat tersebut sudah diserahkan kepada korban bencana alam banjir di kedua daerah tersebut.

Suryadi menjelaskan, bantuan tanggap darurat untuk Kabupaten Balangan yang diserahkan itu meliputi tenda gulung sebanyak 100 lembar, selimut woll 100 lembar, paket lauk pauk sebanyak 100 paket.

Selain itu, paket sandang 50 paket, sarden 1.239 kaleng, selimut 60 lembar dan tambahan tenda gulung 50 lembar, paket perlengkapan khusus bayi dan ibu hamil 100 paket dan paket perlengkapan keluarga 100 paket.

Sedangkan bantuan untuk tanggap darurat di Kabupaten Tanah Laut meliputi tenda gulung 50 lembar, matras 50 lembar, selimut woll 50 lembar, paket lauk pauk 100 paket dan paket sandang sebanyak 50 paket.

Selain itu, juga diberikan bantuan paket perlengkapan khusus bayi dan ibu hamil (bumil) 50 paket dan paket perlengkapan keluarga sebanyak 50 paket.

"Kita berharap bantuan tanggap darurat tersebut sedikit meringankan korban yang tertimpa bencana alam banjir tahun 2017 ini," katanya.

Kasi Kesiapsiagaan dan Bantuan Sosial Bencana Alam, Achmadi menambahkan, dari kedua daerah yang terkena bencana banjir tersebut terparah di Kabupaten Balangan meliputi dia kecamatan yakni Kecamatan Halong dan Juai.

Madi (panggilan akrabnya, dari data yang diterima jumlah warga yang terkena dampak banjir di Kecamatan Halong 917 kepala keluarga (KK) atau 2.962 jiwa yang tersebar pada 12 desa, sedangkan di Kecamatan Juai 1.211 KK atau 6.055 jiwa tersebar pada 11 desa.

Selain itu, kata Madi, juga dilaporkan kerugian yang dialami ada tiga ekor sapi hilang, 1,5 ton karet hilang dan satu jembatan runtuh.

Sedangkan di Kabupaten Tanah Laut, akibat banjir bandang yang menghantam Kecamatan Bajuin menyebabkan enam rumah warga rusak berat dan enam rumah rusak ringan.

Selain itu, warga yang terkena dampak bencana banjir di Kecamatan Bajuin dan Pelaihari sebanyak 341 KK atau 1.124 jiwa, selain itu, satu buah SD rusak, satu buah jembatan putus dan dua gorong-gorong jebol. ani

(Sumber : Mata Banua edisi Rabu, 01 Februari 2017)

Share