Kalsel 2 Punya Laboratorium Seni

Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor meresmikan Laboratorium Seni Budaya dan Film (LSBF) milik SMKN 3 Banjarmasin dan SMAN 5 Banjarmasin, Kamis (15/12).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor didampingi Direktur Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kesenian Prof. Dr. Endang Caturwati, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Arifin Noor, Kepala Sekolah SMKN 3 Banjarmasin Muryadi dan Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMAN 5 Banjarmasin Bahrani Ardi.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor mengatakan, dengan hadirnya laboratorium seni budaya dan film ini untuk mewadahi bakat dan menambah kecintaan generasi muda terhadap nilai budaya, kearifan lokal dan pembangunan karakter bangsa melalui kegiatan- kegiatan ekstrakulikuler di bidang kesenian dan film di sekolah.

Menurut Gubernur, Kalimantan Selatan sekarang memiliki dua Laboratorium Seni Budaya dan Film yakni di SMKN 3 Banjarmasin dan SMAN 5 Banjarmasin. Untuk itu dirinya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena program ini telah selaras dengan prioritas pembangunan yakni Kalimantan Selatan Cerdas.

Alumni terbaik SMAN 5 Banjarmasin ini menambahkan, pada tahun depan dirinya akan membuat film kolosal yang berjudul Perang Banjar sebagai bentuk penghargaan kita kepada para pejuang.

"Kita berharap ada bakat-bakat muda yang lahir dari rahim Laboratorium Seni Budaya dan Film SMKN 3 dan SMAN 5 Banjarmasin untuk dapat berpartisipasi dalam film kolosal Perang Banjar," ucapnya.

Direktur Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kesenian Prof. Dr. Endang Caturwati mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memfasilitasi Laboratorium Seni Budaya dan Film ini untuk meningkatkan fungsi dan peran satuan pendidikan sebagai lembaga pendidik baik generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat menghargai menghayati dan memiliki nilai budaya, kearifan lokal dan pembangunan karakter bangsa serta dalammeningkatkan fungsi sekolah sebagai wadah bagi siswa untuk menimba berbagai disiplin ilmu.

Dikatakanya, Adapaun sekolah yang menjadi sasaran kegiatan fasilitasi LSBF tentu saja yang memiliki potensi dan berkualitas dalam ilmu pengetahuan maupun keterampilan.

"Untuk hadiah selanjutnya alat-alat musik kesenian dengan nominal 90 juta rupiah, jadi silahkan nanti Bapak Kepala Sekolah mengajukan proposal alat-alat musik yang dibutuhkan sesuai dengan kearifan lokal, yang penting bisa mendukung keberlangsungan kesenian yang ada di Kalimantan Selatan," katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Selatan Arifin Noor menjelaskan Laboratorium Seni Budaya dan Film ini tidak hanya bisa dimanfaatkan oleh SMK atau SMA tetapi semua masyarakat yang ada di Kalimantan Selatan.

"Gedung yang mempunyai nilai 750 juta ini tidak hanya digunakan untuk SMK atau SMA saja tetapi sekolah-sekolah seperti SD, SMP, maupun masyarakat yang mau belajar tentang seni budaya maupun film," katanya.

Dirinya berharap kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar pembangunan Laboratorium ini terus berkelanjutan hingga ada Kabupaten Kota yang ada di Kalimantan Selatan.

"Kita berharap ini terus berkelanjutan karena ini adalah awal yang baik untuk kemajuan seni di Kalsel, kita berharap 13 Kabupaten Kota mempunyai 1 laboratorium seperti ini," sebutnya. (syh/kh)

(Sumber : Newsroom Biro Humas Setdaprov Kalsel edisi Jum`at, 16 Desember 2016)

Kalsel 2 Punya Laboratorium Seni

Share