Stdy Model Perencanaan Untuk Advokasi

" ABDI PERSADA FM PERTAHANKAN RONDA KOTA"
STUDY MODEL PERENCANAAN UNTUK ADVOKASI
By. H. Muhari, S. Ag (Penulis Staf Biro Humas Setda Prov Kalsel)

Model advokasi pertama kali diperkenalkan oleh Center for Communication Program (CCP). Advokasi adalah aksi strategis yang ditujukan untuk menciptakan kebijakan publik yang bermanfaat bagi masyarakat atau mencegah munculnya kebijaksanaan yang diperkirakan merugikan masyarakat.
Advokasi yang dimaksud di sini adalah usaha untuk mempengaruhi kebijakan publik melalui berbagai macam bentuk komunikasi persuasif. Kebijakan publik termasuk pernyataan, kebijakan, atau penetapan sebuah gerakan yang ditentukan oleh pihak yang berwewenang untuk membimbing atau mengendalikan perilaku lembaga, masyarakat dan individu.
Teori ini saya pakai untuk di Radio Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan / LPPL Radio Abdi Persada FM, dengan kebijakan mempertahankan Program Siaran Ronda Kota sebagai program unggulan radio. Dalam rangka mempertahankan program tersebut, saya gunakan model perencanaan komunikasi untuk advokasi yang terdiri atas 6 langkah yakni ;

1. Analisis
Analisis merupakan langkah pertama untuk melaksanakan advokasi yang efektif sebagaimana halnya langkah awal pada setiap aksi. Upaya kegiatan advokasi yang dirancang agar bisa berdampak pada kebijakan publik diawali dengan ketersediaan informasi yang akurat dan pemahaman mendalam tentang permasalahan yang ada, masyarakat yang terlibat, kebijakan serta keberadaannya, organisasiorganisasi, dan jalur jalur yang dapat menjadi akses untuk memengaruhi tokoh tokoh masyarakat yang berpengaruh dan para pengambil keputusan.
Hadirnya Program Ronda Kota Abdi Persada FM ini berangkat dari sebuah analisa serius di masyarakat, dimana masyarakat sangat memerlukan media yang mampu menyalurkan beberapa pokok pikiran dan krtikinya terhadap berbagai persoalan publik, khususnya pelaksanaan pembangunan. Maka Abdi Persada FM, menampung dan mendiskusikan saran saran tersebut dalam sebuah rapat, untuk kemudian membuat program yang tepat dalam menjembatani aspirasi dan keinginan masyarakat, dengan membentuk program Ronda Kota. Program ini, tetap dipertahankan sampai saat ini, seiring usia radio yang menjalani 13 tahun.

2. Strategi
Setiap usaha advokasi memerlukan strategi . Tahapan strategi dibangun berdasarkan tahapan analisis yang mengarahkan, merencanakan dan memfocuskan upaya pada tujuan khusus serta menempatkannya pada jalur yang jelas dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Stategi yang dilakukan oleh Abdi Persada FM adalah dengan merencanakan program Ronda Kota yang tidak hanya terbatas pada pukul 09.00 – 11.00, tapi sampai pukul 15.00. Format Ronda kota direnovasi dengan lebih fokus pada branding topic yang mengangkat tema aktual dengan nara sumber yang lebih berkompetens.
Setelah dibuat dalam jadwal siaran, produser membuat schedule ronda dengan menyusun tema tema dan nara sumber setiap hari.

3. Mobilisasi
Pembentukan koalisi untuk memperkuat advokasi. Peristiwa, kegiatan, pesan dan materi pendukung sesuai dengan tujuan kelompok sasaran, kemitraan dan sumber sumber yang ada. Kesemuanya ini harus memberi dampak positif yang maksimum bagi pembuat kebijakan dan partisipasi penuh dari semua anggota selain memperkecil kelompok oposisi
Untuk mendukung Program ini, Abdi Persada FM melibatkan berbagai kalangan seperti kepolisian, komunitas pendengar, para pejabat, dan reporter. Bahkan mereka yang vokal terhadap pemerintah juga diajak berbicara pada forum tersebut.

4. Aksi
Mempertahankan kekompakan kegiatan aksi dan semua mitra merupakan hal yang mendasar dalam pelaksanaan advokasi. Pengulangan pesan dan penggunaan alat bantu yang kridibel yang dibuat secara berulang sangat membantu untuk dapat mempertahankan perhatian terhadap isu yang ada.
Ronda kota dibuat dan dikemas secara sistematis dan manarik. Kekompakan penyiar dan pendengar selalu menjadi prioritas perhatian Abdi Persada FM. Tidak hanya fasiltas telpon, forum ini juga menggunakan media pendukung seperti BBM, Facebook, dalam lainnya.

5. Evaluasi
Usaha advokasi harus dievaluasi secara seksama sebagaimana halnya dengan kegiatan kampanye lainnya. Karena kegiatan advokasi yang sering membuahkan hasil yang parsial.Tim advokasi perlu memonitor secara rutin dan objektif apa yang telah dicapai dan apa yang masih harus dikerjakan.
Setiap program yang direncanakan dan dijalankan selalu diakhiri dengan evaluasi oleh jajaran direksi. Ronda kota setiap saat dievaluasi, perkembangan dan kelemahannya untuk kemudian diperbaiki. Keluhan masyarakat yang belum dijembatani dengan pihak terkait akan terus di perbaiki hari demi hari.

6. Kesinambungan
Seperti halnya komunikasi advokasi adalah sebuah proses yang berlangsung terus menerus. Bukan sekedar sebuah kebijakan atau peraturan. Perencanaan terhadap kesinambungan berarti memperjelas tujuan mjangka panjang , menjalankan keutuhan fungsi koalisi dan menyesuaikan data argumentasi seiring dengan perubahan yang terjadi.
Program ini akan terus berjalan kontinu dan sinergis dengan pemerintah setempat dan berbagai pihak yang memakai jasa radio Abdi Persada FM. Dan Abdi Persada FM akan terus istiqamah dalam mempertahankan Ronda Kota sebagai jendela Informasi dan Media Huiburan Terdepan, demi mendukung Pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan, dibidang informasi dan pendidikan.

Share