Provinsi Kalimantan Selatan

PENGUMUMAN REKRUTMEN CALON DEWAN PENGAWAS DAN DIREKSI PERUMDA SEBUKU BERGERAK KALIMANTAN SELATAN

Artikel →

  Pengumuman Rekrutmen Calon Dewan Pengawas dan Direksi Perumda Sebuku Bergerak Kalimantan Selatan ...

Lanjut Membaca →

Foto Bersama Pejabat Eselon II

Artikel →

(Dua kiri baris depan) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Haris Makkie berfoto bersama dengan pejabat Eselon II lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel usai Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-110 tahun 2018, di Halaman Kantor Setda Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Kamis (17/5). MC Kalsel/Jml

Lanjut Membaca →

ASIAN GAMES 2018

Artikel →

Pembangunan Gedung Kampus Baru

Artikel →

Gubernur Provinsi Kalsel, H Sahbirin Noor memberikan keterangan pers usai acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kampus Baru Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjary di Jl. Kebun Jeruk Lokasi Kawasan Pengembangan Perumahan Syahrani Budi Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (5/5). H Sahbirin Noor berharap dengan adanya gedung kampus baru Uniska Muhammad Arsyad Al-Banjary ini bisa membuat suasana belajar lebih baik lagi. MC Kalsel/Ar Ketua Yayasan Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjary, H Gusti Irhamni memberikan keterangan pers usai acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kampus Baru Uniska Muhammad Arsyad Al-Banjary di Jl. Kebun Jeruk Lokasi Kawasan Pengembangan...

Lanjut Membaca →

Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang di bacakan oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor

Artikel →

Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor menyampaikan sambutan tertulis dari Menteri Pendidikan dan Kebundayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy pada acara Apel Peringatan Hari Pendidikan Nasional Provinsi Kalsel Tahun 2018 di Halaman Kantor Setda Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Rabu (2/5). ...

Lanjut Membaca →

Sambutan Kepala BRG

Artikel →

Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Foead mememberikan sambutan pada pembukaan Jambore Masyarakat Gambut 2018, di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Sabtu (28/4)....

Lanjut Membaca →

Deklarasi Paralegal Masyarakat Gambut

Artikel →

Perwakilan paralegal 7 Provinsi membacakan deklarasi Paralegal Masyarakat Gambut saat pembukaan Jambore Masyarakat Gambut 2018, di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Sabtu (28/4). ...

Lanjut Membaca →

Budaya Masyarakat Kalsel Kelola Gambut Sudah Berkembang

Artikel →

Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor memberikan sambutan pada pembukaan Jambore Masyarakat Gambut 2018, di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Sabtu (28/4). ...

Lanjut Membaca →

PENGUMUMAN REKRUTMEN CALON DEWAN PENGAWAS DAN DIREKSI PERUMDA SEBUKU BERGERAK KALIMANTAN SELATAN

Foto Bersama Pejabat Eselon II

ASIAN GAMES 2018

Pembangunan Gedung Kampus Baru

Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang di bacakan oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor

Sambutan Kepala BRG

Deklarasi Paralegal Masyarakat Gambut

Budaya Masyarakat Kalsel Kelola Gambut Sudah Berkembang

Layanan Publik
Sistem Informasi

Informasi Geografis

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.

Keanekaragaman Hayati

Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.

Sumber Daya Alam

Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.

Tenaga Kerja

Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).

Selayang Pandang

Secara geografis, Kalimantan Selatan berada di bagian tenggara pulau Kalimantan, memiliki kawasan dataran rendah di bagian barat dan pantai timur, serta dataran tinggi yang dibentuk oleh Pegunungan Meratus di tengah.
Kalimantan Selatan terdiri atas dua ciri geografi utama, yakni dataran rendah dan dataran tinggi. Kawasan dataran rendah kebanyakan berupa lahan gambut hingga rawa-rawa sehingga kaya akan sumber keanekaragaman hayati satwa air tawar. Kawasan dataran tinggi sebagian masih merupakan hutan tropis alami dan dilindungi oleh pemerintah.
Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll.
Sektor pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada bulan Februari 2012 tercatat sebanyak 38,20% tenaga kerja diserap sektor pertanian. Sektor perdagangan adalah sektor kedua terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, yaitu sebesar 20,59%. Status pekerja di Kalimantan Selatan masih didominasi oleh pekerja yang bekerja di sektor informal. Pada Februari 2012 sebanyak 63,20% adalah pekerja di sektor informal. Sebagian besar dari pekerja tersebut berstatus berusaha sendiri (19,66%), berusaha dibantu buruh tidak tetap (18,92%) serta pekerja bebas dan pekerja tak dibayar (24,61%). Pekerja di sektor formal tercatat sebanyak 36,80% yaitu terdiri dari pekerja dengan status buruh/karyawan (33,35%) dan status berusaha dibantu dengan buruh tetap (3,45%).